Global-News.co.id
Indeks Metro Raya Utama

Resmi Launching Lumbung Pangan Jatim, Gubernur Tegaskan Ada Gratis Ongkir untuk Pembelian Online Radius hingga 20 Km

 

Lumbung Pangan Jatim resmi dilaunching oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di JX International, Selasa (21/4/2020) sore.

SURABAYA (global-news.co.id) — Lumbung Pangan Jatim resmi dilaunching oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di JX International (dulu Jatim Expo, Red), Selasa (21/4/2020) sore. Sentra logistik murah ini memberikan layanan bagi masyarakat Jatim untuk tetap dapat mengakses sembako yang lebih murah dibandingkan harga pasar. Saat ini di Surabaya, rencananya minggu depan akan dibuka di Malang.

“Biasanya hari-hari jelang puasa Ramadan kita lakukan operasi pasar, begitu juga jelang lebaran. Hari ini tidak dimungkinkan  kita melakukan operasi pasar. Oleh karena itu sebenarnya Lumbung Pangan Jatim ini bisa dijadikan titik di mana masyarakat bisa mengakses logistik yang lebih murah dari harga pasar. Hari ini kita buka di Surabaya, minggu depan Insya Allah di Malang,” kata Gubernur Khofifah.

Dalam launching sore kemarin  juga dihadiri oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, Wagub Emil Elestianto Dardak, Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, Kanwil BI Jatim ,  Dirut PT Panca Wira Usaha Erlangga Satriagung dan jajaran OPD.

Lebih lanjut Gubernur Khofifah menegaskan bahwa format Lumbung Pangan Jatim ini sangat disesuaikan dengan kondisi pandemi COVID-19. Di mana ada tiga format yang disediakan bagi masyarakat yang ingin belanja.

Pertama yaitu dengan datang langsung ke JX International dengan penerapan physical distancing dan protokol kesehatan yang ketat dengan dibantu oleh pihak kepolisian, membeli online dengan layanan gratis ongkir via website www.lumbungpanganjatim.com dengan layanan gratis ongkir radius 20 kilometer, dan belanja secara preorder dengan penjadwalan pengambilan belanjaan via aplikasi Meeberlite dimana pengambilan belanja dilakukan dengan format drivethru.  “Kalau pesan go-send di www.lumbungpanganjatim.com warga bisa dapat free ongkir karena biaya pengiriman ditanggung APBD. Dan format ini juga akan memberikan sinergitas bagi para driver ojek online,” kata Gubernur Khofifah.

Terlebih per hari ini keputusan Menkes sudah turun terkait persetujuan akan diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Surabaya, Kabupaten Gresik dan Kabupaten Sidoarjo. Maka pelaksanaan PSBB tentu melarang ojek online mengangkut pengumpang.

Dengan program go-send lewat website  Lumbung Pangan Jatim ini, maka driver online akan tetap bisa mendapatkan penghasilan. “Mulanya jadwal pembelian online hanya dibatasi hingga pukul 12.30. Mulai Rabu besok saya minta pembelian online via go-send di website diperpanjang hingga pukul 16.00. Mudah-mudahan ini bisa menjadi bantalan ekonomi bagi mereka yang terdampak COVID-19,” kata Gubernur Khofifah.

Jika pre order maka pengambilan belanja bisa lewat drive thru, dikatakan Gubernur Khofifah format ini memungkinkan memberikan perlindungan di tengah pandemi COVID-19 dan memberikan efektivitas waktu bagi masyarakat.

Di sisi lain Mantan Menteri Sosial RI ini menyayangkan kejadian pagi sebelum acara launching dilakukan dimana terjadi kerumunan masyarakat yang ingin membeli sembako. Yang ternyata hal ini terjadi lantaran ada hoaks informasi yang diterima masyarakat bahwa di kegiatan Lumbung Pangan Jatim ini ada pembagian sembako secara gratis.  “Saya ingin mengajak  kita semua dari yang disampaikan Dirut PWU, ada informasi yang beredar  di masyarakat bahwa barang di Lumbung Pangan Jatim ini gratis. Tolong kita semua saling menyebarkan informasi yang benar bahwa program ini untuk perlindungan warga Jatim dengan memberikan akses logistik yang murah. Tolong hindari hal-hal yang kita tidak inginkan. Lumbung pangan Jatim ini adalah sentra distrubusi pangan jadi bukan barang gratisan,” tegasnya.

Ia kembali mengingatkan agar masyarakat tidak panic buying dalam memanfaatkan program ini. Sebab Lumbung Pangan Jatim akan digelar dari 21 April 2020 hingga 21 Juli 2020 mendatang. Operasional kegiatan ini buka mulai pukul 10.00 hingga pukul 16.00. Bahkan berikutnya juga tengah disiapkan format serupa di kawasan Malang Raya.

Sementara itu Penanggung Jawab Lumbung Pangan Jatim yang juga Dirut PT Panca Wira Usaha Erlangga Satriagung mengatakan bahwa antusiasme warga untuk mengakses sembako murah di Lumbung Pangan Jatim ini begitu besar. “Transaksi per hari ini untuk yang belanja online lewat website kita saja mencapai Rp 148 juta. Rata-rata transaksinya Rp 133 ribu per pesanan. Belum yang transaksi langsung di JX International,” ucap Erlangga.

Selain itu Erlangga juga menyebutkan bahwa pihaknya sudah mengonfirmasi kejadian tadi pagi dimana terdapat kerumunan warga masyarakat di depan JX International. Ternyata hal tersebut karena adanya hoaks atau disinformasi yang beredar di masyarakat.

“Masyarakat ada yang diberitahu bahwa Lumbung Pangan Jatim ini adalah pembagian sembako gratis, di mana yang dapat adalah yang punya kupon, dan hanya tiga hari saja. Makanya warga berduyun-duyun datang ke sini. Padahal tidak benar, tidak ada pembagian kupon, dan program ini berjalan tiga bulan dengan stok yang cukup, jadi masyarakat tak perlu panik,” tegasnya.

Di Lumbung Pangan Jatim menyediakan aneka sembako yang dijual dengan harga murah di bawah harga pasar. Misalnya beras dijual dalam kemasan lima kilogram dengan harga mulai Rp 53.500 hingga 57.700.

Sedangkan telur ayam bisa diperoleh warga masyarakat dengan harga Rp 21.500 per kilogram, lalu untuk minyak goreng bisa dibeli dengan harga Rp 11.500 per liter, dan bawang putih dijual dengan harga Rp 21.000 per kilogram.

Tidak hanya itu Lumbung Pangan Jatim juga menyediakan ayam beku dengan harga Rp 26.000 per kilogram, serta gula yang dijual dengan harga jauh lebih murah dibandingkan harga pasar yaitu dengan harga Rp 12.500 per kilogramnya, serta ikan fillet dori dengan harga Rp 35.000 per kilogramnya. fan, tis

baca juga :

Angka Kesembuhan COVID-19 di Surabaya Tembus 3.219 Orang

Wabup Pamekasan Minta Mahasiswa dari China Jaga Kesehatan dan Giat Belajar

gas

Dikejar-kejar Pajak

Redaksi Global News