Global-News.co.id
Ekonomi Bisnis Indeks Utama

Dongkrak Wisatawan, Tiket Pesawat Didiskon hingga 50%

Malang termasuk salah satu dari destinasi yang mendapatkan paket insentif dari pemerintah untuk sektor penerbangan hingga perhotelan yang berlaku mulai 1 Maret 2020.

JAKARTA (global-news.co.id) –  Sektor pariwisata Indonesia menjadi lesu akibat dampak penyebaran virus corona COVID-19. Hal ini membuat pemerintah mengambil kebijakan untuk memberikan sejumlah paket insentif untuk sektor penerbangan hingga perhotelan.

Yang terbaru, mulai 1 Maret 2020 pemerintah memberikan diskon hingga 50% tiket pesawat untuk penerbangan ke-10 destinasi wisata. Ke-10 destinasi wisata yang dimaksud meliputi, Batam, Denpasar, Yogyakarta, Labuan Bajo, Lombok, Malang, Manado, Silangit, Tanjung Pandan dan Tanjung Pinang. Diskon ini akan mulai berlaku pada 1 Maret 2020 hingga tiga bulan ke depan atau 1 Juni 2020. Pemberian diskon tiket ini hanya untuk 25% seat yang tersedia pada setiap penerbangannya.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menjelaskan bahwa dari semua paket insentif tersebut, pihaknya optimistis ada tambahan kunjungan wisata sebanyak 30-40%. Tentu saja tambahan itu berlaku di 10 destinasi yang diputuskan mendapatkan insentif.

“Jadi pemerintah membuat suatu payung upaya me-recovery agar kehidupan pariwisata di tempat-tempat itu menjadi lebih baik,” katanya di sela acara Rakornas & Dialog Nasional dengan tema ‘Merajut Konektivitas Ibukota Negara’ di Ballroom 2 The Sultan Hotel & Residence Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Secara rinci, paket insentif tersebut meliputi pembebasan PPN bagi hotel di 10 destinasi. Selanjutnya adalah insentif bagi agen perjalanan dari luar negeri. “Turis mancanegara itu melalui Kementerian Pariwisata, yang diberikan insentif adalah travel agent. Kalau nggak salah 20 sampai 50 dolar AS, tergantung negara-negaranya,” imbuhnya.

Terakhir adalah diskon tiket pesawat 50% di penerbangan domestik pada 10 destinasi. Diskon ini berlaku untuk 25% seat dari total kapasitas maksimal setiap penerbangan.”(Tambahan wisatawan) kan ini multiplier effect, dari ini (diskon tiket) 25%, dari insentif mancanegara mungkin nanti 10%, terus dari hotel murah orang tambah 5%. Ya mungkin 30-40% sehingga kehidupan pariwisata di kota-kota itu tetap baik,” katanya.

Dijelaskan semula diskon tiket pesawat yang diberikan adalah sebesar 30%. Namun karena insentif yang akan diberikan pemerintah dan juga seluruh stakeholders lainnya, maka diskon tiket yang akan diberikan naik menjadi 50%.

Adapun insentif yang akan diberikan adalah dari pemerintah berupa uang sebesar Rp 500 miliar. Lalu, PT Pertamina (Persero) akan memberikan keringanan avtur dengan insentif sebesar Rp 260 miliar.

Selain itu, pihak otoritas bandara seperti PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II (Persero) juga akan memberikan keringanan berupa diskon Passenger Service Charger (PSC). Sementara AirNav Indonesia akan memberikan diskon navigasi penerbangan untuk memperingan beban maskapai dengan jumlah mendekati Rp 100 miliar.

Pemerintah meminta kepada maskapai penerbangan untuk memberikan diskon pesawat untuk tiga tujuan Bandara yang ada di Indonesia. Ketiga rute tersebut yakni Bali, Sulawesi Utara dan Kepulauan Riau. Pemberian diskon tiket ini imbas dari wabah virus corona yang tengah menghantui dunia. Akibatnya, tiga bandara tersebut terkena imbasnya karena penumpang yang datang sepi. jef, ins

baca juga :

Awali Ramadan, Pemkot Surabaya Berikan Bantuan kepada 29 Panti Asuhan

Titis Global News

2019, Petrokimia Gresik Ekspor 188,98 Ribu Ton Pupuk ke India

Redaksi Global News

Ditjen Hubla Uji Petik Kapal Penumpang Angkutan Lebaran

Redaksi Global News