Global-News.co.id
Madura Utama

Sinergi Pemberdayaan Koperasi dan UKM Menuju Pamekasan Hebat

PAMEKASAN (global-news.co.id) –Pemkab Pamekasan membangun sinergi pemberdayaan koperasi dan UKM dengan Kementerian Koperasi dan UKM. Peresmian dilakukan Jumat (15/2/19) ditandai penandatanganan MoU dan pemukulan gong oleh Menteri Kooperasi dan UKM Puspayoga, di Pendopo Ronggosukowati Pamekasan.

Ikut menyaksikan peresmian itu sejumlah pejabat dari Kementerian Koperasi dan UKM, Pejabat Dinas Koperasi Jatim, Forkopimda Pamekasan, Wakil Bupati Pamekasan dan pimpinan OPD dilingkungan Pemkab Pamekasan. Juga hadir seluruh pegiatan UKM dan pengrajin batik di Pamekasan.

Bupati Badrut Tamam mengungkapkan sinergi pemberdayaan koperasi dan UKM ini bertujuan memotivasi kreatifitas para pengelola koperasi dan UKM agar bisa bekerja cerdas dan kreatif sehingga bisa mendorong ekonomi masyarakat.
Dengan dukungan Kementerian Kooperasi, cita cita perbaikan ekonomi rakyat akan terwujud.

“Karena itu kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri Koperasi dan semua pihak. Dengan program ini kita akan berupaya melakukan berbagai terobosan yang arahnya peningkatan kesejateraan masyarakat. Sehingga Pamekasan ini menjadi daerah yang hebat sejajar dengan daerah maju lainnya,” katanya.

Badrut menjelaskan ada lima program prioriotas yang kini dijalankannya yakni reformasi birokrasi, pemberdayaan ekonomin kerakyatan, perbaikan infrastruktur, peningkatan bidang pendidikan dan terakhir perbaikan pelayanan kesehatan. Dengan lima prioritas itu diharapkan cita cita rakyat makmur dan sehat akan tercapai.

“Nah kerjasana atau sinergi dengan Kementerian Koperasi dan UKM ini merupakan bagian dari prioritas yang kedua yakni pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Dengan program ini, maka cita cita kami menciptakan 10 ribu pengusaha baru insya Allah akan tercapai,“ harapnya.

Kegiatan sinergi yang akan dibangun dengan Kementerian Kopersai dan UKM meliputi pelatihan kewirausahaan, pelatihan vokasional, pelaltihan Perkoperasian, sosialisasi dan bimtek dana bergulir LPDB dan UMKM dan penyerahan program strategis Kemenkop dan UKM.

Sementara Menkop dan UKM Puspayoga mengaku senang berkunjung dan bekerjasama dengan Pamekasan. Dia mengaku paling sering berkunjung ke Pamekasan. Selama ini telah 10 kali lebih ke Pamekasan. Sejak jadi menteri saja sudah tiga kali ke Pamekasan.

“Ini mungkin ada hubungannya dengan sejarah leluhur saya di Bali. Saya ini asal Bali, dan ada leluhur yang pernah berkeluarga dengan orang Pamekasan dan menjadi muslim. Namun setelah meninggal jenazahnya dimakamkan secara Islam di Bali. Dan kini makamnya jadi objek wisata,” tuturnya. (mas)

baca juga :

Dokter Pengungkap Pertama Virus Corona Meninggal

Redaksi Global News

Aturan Investasi-Ekspor Dipangkas Lagi, RI Akan ’Impor’ Ahli Ekonomi Digital

Redaksi Global News

Menteri UKM Sebut 50% UMKM Sudah Gulung Tikar

Redaksi Global News