Global-News.co.id
Ekonomi Bisnis Utama

Delay 2 Jam Kini Berjaminan Asuransi , TPG-ABI Gandeng ASITA Jatim

Khoo Ai Lin (tengah) memberikan cendera mata kepada Arifudinsyah (kanan) disaksikan I Made Marka usai penandatanganan Nota Kesepakatan antara TPG-ABI-ASITA Jatim.

SURABAYA (global-news.co.id) – Keterlambatan penerbangan  (delay) kerap mengecewakan para traveler. Kalau pun ada kompensasi, yang berlaku selama ini, bila keterlambatan itu mencapai 6 jam atau lebih. Lewat program “Ayo Berasuransi”  wisatawan yang mengalami delay selama 2 jam sudah bisa mendapatkan kompensasi.

Ayo Berasuransi  merupakan program perlindungan perjalanan digital eksklusif  yang ditawarkan pada para wisatawan yang menggunakan penerbangan domestik maupun internasional. Dan layanan  ini sudah bisa dinikmati oleh mereka yang melakukan perjalanan lewat agen perjalanan anggota Asosiasi Perusahaan Perjalanan Indonesia (ASITA) Jawa Timur.

Program perlindungan Ayo Berasuransi yang merupakan portal Business-to-Business  (B2B) ini digagas Tune Protect Group (TPG), sebuah perusahaan induk di sektor jasa keuangan yang berbasis di Malaysia bersama PT Asuransi Buana Independent (ABI).

Sebagai salah satu pasar domestik terbesar dan paling dinamis di dunia, Indonesia telah meningkatkan lalu lintas domestiknya hingga tiga kali lipat, dari kurang dari 30 juta di tahun 2005 menjadi 97 juta di tahun 2017. “Tune Protect Group melihat potensi besar di pasar Indonesia untuk industri asuransi perjalanan dan kami ingin memperluas jangkauan kami di Indonesia dengan bermitra dengan mitra-mitra strategis lokal dan memberdayakan mereka dengan produk digital yang nyaman, efisien, dan bebas repot,” ujar Khoo Ai Lin, Chief Executive Officer TPG Senin (25/2).

TPG dan ABI menggandeng ASITA Jatim karena pergerakan perjalanan wisata di Jatim –domestik maupun internasional, termasuk di dalamnya umroh—dinilai paling baik. “Jawa Timur ini merupakan pilot project kami.  Kami tidak ada kalau tidak ada support dari ASITA dan ABI,”  tambah Khoo.

Usai penandatanganan Nota Kesepakatan (Memorandum of Agreement) antara TPG, ABI, dan ASITA Jatim yang dilaksanakan Senin, Presiden Direktur ABI, I Made Marka, mengatakan, ketertarikannya menggarap perlindungan di industri pariwisata karena sektor ini terus tumbuh dan berkembang.  “Kami ketemu Tune Protect yang ahli dalam digital. Ini menarik dan kami terbawa. Memang tadinya kami akan mengarah ke digital karena mau tidak mau kita harus masuk industri 4.0. Semoga ini bisa  menjadi batu loncatan sehingga bisa berkembang ke daerah yang lain,” kata Made.

Menurut Ketua ASITA Jatim, Arifudinsyah, dari sekitar 300 biro perjalanan yang telah menjadi anggota setidaknya terdapat pergerakan 45 juta perjalanan wisata domestik dan ratusan ribu wisata internasional.  Termasuk juga wisata umroh, di mana Jatim memberikan kontribusi terbesar. Dengan adanya kerjasama ini, Arifudin berharap  kualitas kepariwisataaan di Indonesia dan Jatim khususnya, jadi lebih baik dan bisa memberikan kenyamanan yang lebih  bagi para wisatawan.

Rencana perlindungan yang ditawarkan memiliki 27 manfaat hingga 100.000 dollar AS untuk perjalanan internasional dan 9 manfaat hingga Rp 125 juta untuk perjalanan domestik. Dengan 2 paket berbeda untuk dipilih, Platinum atau Gold, pelanggan dapat memilih perlindungan diri berdasarkan kebutuhan perjalanan dan tujuan perjalanan mereka. Pelanggan disarankan untuk berbicara dengan agen perjalanan mereka untuk memahami tingkat pertanggungan sebelum memutuskan rencana yang sesuai untuk perjalanan mereka.

Paket-paket di situs web ‘AyoBerasuransi’ juga menawarkan kepada wisatawan pilihan untuk menambahkan pertanggungan keterlambatan penerbangan di mana mereka akan berhak atas pembayaran instan jika penerbangan mereka tertunda 2 jam atau lebih. Ketika penerbangan tertunda, wisatawan akan menerima pesan di ponsel mereka yang isinya meminta detail rekening bank mereka. Uang akan segera dikirimkan ke akun mereka sehingga mereka dapat menikmati fasilitas bandara sambil menunggu untuk naik ke pesawat dengan menggunakan uang tunai instan yang mereka terima.ret

 

baca juga :

Pemkot Surabaya Sulit Alokasikan Bantuan SMA/SMK

nasir nasir

Berhasil Cegah Korupsi di Hulu Migas, SKK Migas Raih Penghargaan dari KPK

Redaksi Global News

24 Karyawan Rawon Nguling Tunggu Hasil Swab Pasca Pemilik dan Puteranya Meninggal Terpapar COVID-19

Redaksi Global News