Global-News.co.id
Indeks Nasional Politik

Khofifah Resmikan Posko ‘Kerja’, Puti Temui Gus Sholah

 

Bakal Cagub Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri peresmian posko ‘Kerja’, Minggu (21/1/2018)..

SURABAYA (global-news.co.id)–Masing-masing pasangan bakal calon gubernur dan calon wakil gubernur (Cawagub) Jatim terus melakukan koordinasi dan komunikasi dengan beragam cara.

Khofifah Indar Parawansa menghadiri peresmian salah satu posko tim pemenangannya di Taman Gayungsari Barat II No 19 Surabaya, Minggu (21/1/2018) malam.

Peresmian Posko Kerja (Khofifah-Emil untuk Rakyat Jawa Timur) berlangsung secara sederhana dengan melakukan potong tumpeng yang terlebih dahulu diawali dengan shalawatan dan doa.

Selain dihadiri langsung oleh Khofifah, sejumlah tokoh senior tim pemenangan juga turut menyertai. Di antaranya Arum Sabil, Haji Masnuh, KH Mukhlis Muksin, KH M Roziqi, Martono, Nyai Hj Machfudhoh binti KH Abdul Wahab Chasbullah, serta Nyai Hj Sufiyar Rizkiyah.

Di sela peluncuran, mantan menteri sosial itu sempat melihat baliho ukuran besar di depan posko bergambar Khofifah-Emil berbusana serba putih dengan latar belakang hijau. Gambar dilengkapi dengan kata #Kerja di sisi kanan, serta kalimat “Dari Kita untuk kita, bersama membangun Jawa Timur tercinta” di sisi kiri. Tulisan tersebut rupanya tagline atau slogan Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2018. “Bagus, saya suka kalimatnya, rangkaian kata-katanya,” ujar Khofifah.

Ketua Tim Pemenangan Khofifah-Emil, KH M Roziqi menjelaskan kalau Posko Kerja terdiri dari tiga bagian (rumah). Selain posko utama untuk transit dan koordinasi para kiai dan ibu nyai, satu rumah lainnya difungsikan untuk kalangan muda. Selain posko, kantor tim pemenangan untuk didaftarkan ke KPU Jatim juga dibuat tersendiri. Rencananya di Jalan Diponegoro, Surabaya. “Ini masih dalam proses, kemungkinan. Kantor ini nantinya yang akan didaftarkan ke KPU Jatim untuk pertanggungjawabannya dan lain-lain,” terang Roziqi.

Sementara itu, bakal Cawagub Khofifah, Emil Dardak masih sibuk dengan statusnya sebagai Bupati Trenggalek. Minggu malam, suami Arumi Bachsin ini sibuk memantau longsornya tebing di dua dusun, yakni Dusun Watukembang dan Dusun Suwaru di Desa Ngadumulyo, Trenggalek yang mengakibatkan putusnya jalur utama penghubung antar-kecamatan di Kabupaten Trenggalek, Minggu (21/1/2018). Longsor terjadi Minggu dinihari sekitar pukul 02.00 WIB.

Sementara itu, bakal Cawagub Puti Guntur mendatangi kediaman Gus Sholah, Minggu (21/1/2018).

Sementara itu bakal Cagub Saifullah Yusuf (Gus Ipul) berkunjung ke Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Banyuputih Kidul, Jatiroto, Lumajang, Minggu (21/1/2018). Sehari sebelumnya, Gus Ipul juga bersilaturahmi ke kediaman KH Zubair Muntashor di Pondok Pesantren Nurul Cholil, Bangkalan, Sabtu (20/1/2018). KH Zubair adalah cucu dari ulama besar yang sangat berpengaruh di Indonesia dan menjadi guru dari banyak kiai, yaitu Syaichona Cholil.

Seperti diketahui, Syaichona Cholil adalah guru dari para ulama besar, seperti KH Hasyim Asyari, KH Abdul Wahab Hasbullah, KH Bisri Syansuri, KH Bisri Mustofa, KH Nawawi, KH Ahmad Shiddiq, KH Asad Syamsul Arifin. Banyak pesantren di Jatim mempunyai keterkaitan dengan Syaichona Cholil, baik secara langsung maupun tidak. “Yang amanah, yang tulus niat menyejahterakan umat,” pesan KH Zubair pada Gus Ipul yang datang bersama bakal cawagubnya Puti Guntur Soekarno.

Puti  juga memanfaatkan waktu  dengan melakukan kunjungan kepada KH Sholahuddin Wahid (Gus Sholah) di kediaman Gus Sholah, di kompleks Pesantren Tebuireng, Jombang, Minggu (20/1/2018).

Dalam kesempatan tersebut Puti mengaku sengaja sowan ke kediaman Gus Sholah untuk meminta doa restu maju sebagai calon wakil gubernur Jawa Timur. “Saya minta restu sekaligus saya menyampaikan salam Bapak saya (Guntur Soekarnoputra –red.) ke Gus Sholah,” kata Puti.(ins/faz)

baca juga :

Bukti Konser Daring Bisa Menghasilkan Uang

Redaksi Global News

Nataru, Dishub Bojonegoro Cek Angkutan Umum

Redaksi Global News

Yakinkan Investor, Emil Dardak Tinjau Terminal Petikemas Surabaya

Redaksi Global News