Global-News.co.id
Ekonomi Bisnis Utama

Jaga Daya Beli, Harga BBM-Listrik Tetap

Jonan mengungkapkan, keputusan tak menaikkan harga BBM itu diambil untuk menjaga daya beli masyarakat. Sebagai catatan, harga premium di luar wilayah Jawa, Madura, dan Bali (Jamali) saat ini dijual  Rp 6.450 per liter dan  solar subsidi Rp 5.150 per liter. Sedangkan harga premium di wilayah Jamali ditetapkan oleh Pertamina sesuai ketentuan pemerintah.

Sedangkan untuf tarif dasar listrik, untuk tegangan Rendah (TR) Rp 1.467,28 per kWh, golonggan 900 VA Rumah Tangga Mampu (RTM) Rp 1.352 per kWh, tarif listrik Tegangan Menengah (TM) Rp 1.114,74 per kWh, tarif listrik Tegangan Tinggi (TT) Rp 996,74 per kWh, dan tarif listrik di Layanan Khusus Rp 1.644,52 per kWh.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Elia Massa Manik mengungkapkan, pihaknya masih menghitung dampak keputusan tersebut terhadap kondisi keuangan perseroan di tengah tren kenaikan harga minyak mentah.Sepanjang tahun ini, lanjut Elia, harga minyak dunia sudah ada di kisaran 50 dollar AS per barel atau lebih tinggi dibandingkan tahun lalu yang ada di level 38 dollar AS per barel. Namun, ia meyakinkan, kondisi kas keuangan perseroan masih sanggup untuk menjalankan instruksi pemerintah tersebut. “Bahkan, per September 2017 saja kami masih laba 1,9 miliar dollar AS atau hampir 2 miliar dollar AS,” ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, Pertaminan melakukan berbagai upaya efisiensi seperti dalam material dengan menggunakan teknologi dan investasi serta perubahan model bisnis. Senada dengan Elia, Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basyir juga menyatakan bakal melakukan upaya efisiensi internal perusahaan. Misalnya, dalam hal operasional dan kontrak kerja.

Selain itu, Sofyan meyakinkan,  meskipun tarif listrik tidak naik di tengah tren kenaikan harga batubara dunia, kondisi keuangan perusahaan masih aman. Pasalnya, perseroan bakal menerima pembayaran piutang lebih dari Rp 10 triliun pada tahun ini. “Kas kami mencukupi,” tegas Sofyan.jef, ins

baca juga :

Cuti Bersama ASN 2021

gas

Pandemi Corona, Perlu Digalakkan Kesetiakawanan Sosial di Masyarakat

Redaksi Global News

Sudah Tembakkan 3.100, Intelijen Zionis Sebut Pejuang Gaza Diprediksi Masih Miliki 10.900 Roket