Global-News.co.id
Indeks Metro Raya Utama

Gus Ipul Dinobatkan jadi Komandan Santri Jatim

 

KOMANDAN SANTRI: Wagub Jatim H Saifullah Yusuf memberikan semangat kepada para santri sebelum dinobatkan sebagai Komandan Santri Jawa Timur, Selasa (8/11/2017).

32 RIBU SANTRI PASURUAN CATAT REKOR MURI

PASURUAN (GN)-Sebanyak 32 ribu santri pondok pesantren dan madrasah diniyah se-Kabupaten Pasuruan, mencatatkan rekor MURI Hafalan Nadzom Aqidatul Awam dan Aqoid 50. Rekor bergensi yang tercatat di urutan ke 8.203 ini, menjadi kado istimewa puncak Hari Santri yang digelar di Taman Budaya Candra Wilwatikta Pandaan, Pasuruan, Selasa (7/11/2017) malam.

Selain pencatatan rekor MURI, Semarak Heroik Santri ini yang diprakarsai PC LP Maarif NU Pasuruan ini juga mengukukuhkan Ketua Umum DPP PKB H Muhaimin Iskandar menjadi Panglima Santri Nusantara, Wakil Gubernur Jatim H Saifullah Yusuf sebagai Komandan Santri Jatim, dan Bupati Pasuruan H Irsyad Yusuf sebagai Bapak Penggerak Madrasah Diniyah Kabupaten Pasuruan.

Alasan pemilihan Cak Imim sapaan Muhaimin Iskandar, karena telah memprakarsai gerakan resolusi Jihad yang berujung disahkannya Hari Santri Nasional. Sedangkan Gus Ipul sapaan lekat Saifullah Yusuf lantaran memiliki perhatian besar terhadap pesantren dan getol sowan ke kiai maupun ulama.

Sementara penyematan penghargaan terhadap Gus Irsyad sapaan H Irsyad Yusuf, kerena kepedulian terhadap Madrasah Diniyah (Madin) di Pasuruan. Bahkan, Bupati menetapkan Madin menjadi pendidikan wajib di Pasuruan.

Ketua LP Ma’arif NU Kab. Pasuruan KH Abd. Mujib Imron mengatakan, sejak ditetapkannya Hari Santri Nasional oleh Presiden RI, pihaknya telah melaksanakan Semarak Heroik Santri. Tahun ini merupakan pelaksanaan yang ketiga kalinya sejak tahun 2015, dan jumlah pesertanya terus meningkat dari tahun ke tahun.

“Heroik Santri ini yang ketiga sejak 2015, setelah pemerintah menetapkan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional. Tahun pertama pesertanya 15 ribu santri, tahun kedua 20 ribu dan malam ini lebih dari 32 ribu,” kata Kiai Mujib yang Ketua Penyelanggara Semarak Heroik Santri tersebut.

“Kami ingin meneruskan peninggalan kiai, wali songo, maupun pendiri nahdlatul ulama. Begitu ditetapkan hari santri, maka kami membuat kegiatan yang menyerukan dan membangkitkan santri terutama di Pasuruan melalui Heroik Santri ini,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Wagub Jatim H Saifullah Yusuf dalam sambutannya mengapresiasi semangat para santri di Pasuruan. “Saya Ingin mengucapkan selamat dan sukses. Insyaallah apa yang terjadi di Pasuruan ini bisa jadi inspirasi dan diteruskan di kabupaten/kota lainnya,” ujar Gus Ipul.

Gus Ipul menjelaskan, capaian Rekor MURI ini menunjukkan bahwa para santri ini tidak hanya beribadah, tetapi juga cinta tanah air. “Mudah-mudahan para santri menginspirasi dan mengingat apa yang dulu kiai, ulama dan santri jaman dulu. Selain belajar dan melayani ulama, berusaha mandiri secara ekonomi, juga tetap cinta tanah air,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf mengatakan, santri mampu memberikan yang terbaik untuk Indonesia melalui pencapaian Rekor MURI. Rekor ini merupakan yang kelima kali diperolehnya selama memimpin Kabupaten Pasuruan.

“Santri di Pasuruan ingin menunjukkan ke Jawa Timur, nasional dan dunia, santri di Pasuruan mampu mencatatkan sejarah. Kami sebagai pemerintah daerah ikut bangga dengan terselenggaranya acara ini. Santri untuk negeri dan NKRI,” kata dia.

Sementara itu, Perwakilan MURI, Hariani Siregar mengatakan, pihaknya sudah mencatat hafalan kitab tersebut dan memutuskan kegiatan tersebut masuk rekor sebagai hafalan Nadzom Aqidatul Awam dan Aqoid 50 dengan jumlah terbanyak yakni 32.000 santri. “Rekor pertama diraih Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf sebagai pemrakarsa hafalan Nadzom Aqidatul Awam dan Aqoid 50 dengan jumlah terbanyak yakni 32.000 santri. Sedangkan rekor kedua kepada Ketua Lembaga Pendidikan Maarif Kabupaten Pasuruan KH Mujib Imron sebagai penyelenggara,” kata Hariani.

Semarak Heroik Santri kemarin, dihadiri Ketua DPRD Jatim H Abdul Halim Iskandar, Ketua Komisi C DPRD Jatim, Thoriqqul Haq, Kapolresta Pasuruan, Kapolres Pasuruan, Dandim Pasuruan, dan jajaran pengurus harian PCNU Kabupaten Pasuruan dan Bangil, serta tokoh NU Pasuruan. * sir

baca juga :

COVID-19 di AS Sudah Membunuh 10.859 Orang

Redaksi Global News

Pak Basuki Blusukan ke Pasar Kebon Agung

gas

Hadiri Musprov Porserosi, Sekdaprov Ingatkan Pentingnya Prokes bagi Insan Olahraga

Redaksi Global News