Global-News.co.id
Indeks Mancanegara Utama

Kerusuhan Usai Sidang Guru Spiritual India, 32 Orang Tewas 524 Ditangkap

GN/Istimewa
Para pendukung Ram Rahim Singh melampiaskan kemarahan setelah vonis bersalah dibacakan.

NEW DELHI (global-news.co.id)-Setidaknya 32 orang tewas dan 524 orang ditangkap dalam kerusuhan yang terjadi di wilayah India utara usai putusan bersalah seorang guru spiritual, Ram Rahim Singh atas kasus pemerkosaan.

Kerusuhan pecah setelah Ram Rahim Singh dinyatakan bersalah oleh pengadilan atas kasus pemerkosaan dua perempuan.

Vonis bersalah tersebut memicu kemarahan para pengikutnya yang telah berkumpul menjelang sidang yang digelar pada Jumat (25/8/2017) waktu setempat. Massa pengikut Ram Rahim Singh meluapkan kemarahan mereka di kota Panchkula dengan membakar dua stasiun kereta, melemparkan batu-batu dan merusak kendaraan-kendaraan operasional TV serta membakar puluhan mobil.

Lebih dari 100 ribu orang diperkirakan telah berkumpul di kota Panchkula, negara bagian Haryana, tempat berlangsungnya sidang khusus untuk mengadili Singh atas dakwaan pemerkosaan.

Otoritas setempat mengatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (26/8/2017), 32 orang telah tewas dan sekitar 180 orang luka-luka dalam kerusuhan yang terjadi di Haryana. “Situasi masih buruk namun kami sudah bisa mengendalikan situasi. Kami akan mengerahkan lebih banyak pasukan pada malam hari untuk menguasai keadaan,” ujar seorang pejabat senior pemerintahan Haryana.

Dikatakannya, massa langsung mengamuk setelah putusan bersalah dijatuhkan pengadilan. Massa yang berada di luar pengadilan, menyerang para polisi dan membakar mobil-mobil. Polisi pun bertindak dengan melepaskan tembakan. Kebanyakan korban tewas karena luka-luka tembakan.

“Dua stasiun kereta telah dibakar di Punjab dan dua gerbong kereta yang kosong telah dibakar di stasiun Anand Vihar, New Delhi,” kata juru bicara Kereta Api India, Neeraj Sharma.

Dikatakannya, ratusan jadwal kereta yang seharusnya melewati Punjab dan Haryana telah dibatalkan akibat kerusuhan. Otoritas pun menerapkan jam malam di setidaknya empat distrik di Punjab untuk menghindari meluasnya kerusuhan.

Seorang pejabat tinggi Haryana, Ram Niwas mengatakan seperti dilansir kantor berita Reuters, Sabtu (26/8/2017), sekitar 524 orang telah ditangkap menyusul kerusuhan berdarah di negara bagian di India utara tersebut.

Perdana Menteri India Narendra Modi mengecam kerusuhan yang terjadi. Dikatakannya, pemerintah pusat terus memonitor situasi dan menyerukan semua orang untuk “menjaga perdamaian”.

Ram Rahim Singh

Ram Rahim Singh memiliki banyak pengikut di banyak negara bagian di India utara, termasuk di Haryana, tempat dia mengelola sebuah gerakan spiritual, Dera Sacha Sauda yang diklaim memiliki jutaan pengikut di seluruh dunia. Singh yang sering tampil layaknya seorang bintang music, menerbitkan sejumlah video musik dan rutin tampil di konser musik rock, dan dihadiri puluhan ribu pengikutnya.

Para pengikutnya menggambarkannya sebagai orang suci dan juga penulis, inventor, ilmuwan, ahli filosofi, aktivis perdamaian dan kemanusiaan. Singh telah diamankan oleh tentara menyusul putusan bersalah atas kasus pemerkosaan dua pendukung perempuannya pada tahun 2002. Sidang putusan hukuman akan digelar pada Senin (28/8/2017).

Situs Dera Sacha Sauda menyebutkan mereka adalah “organisasi kesejahteraan sosial dan spiritual yang memberikan ceramah kemanusiaan dan jasa kepada manusia.”

Sekte itu mengklaim punya lebih dari 50 juta pengikut di seluruh dunia dan mengatakan “berkampanye menentang aborsi, reformasi untuk pekerja seks komersial, menjalankan sekolah dan beberapa rumah sakit.”

Dalam beberapa bulan terakhir, Singh memicu kontroversi di tengah tuduhan ia memaksa 400 pengikutnya dikebiri sehingga mereka “bisa lebih dekat dengan dewa”.

Ia juga menghadapi sidang pembunuhan, dakwaan yang ia sanggah. Singh juga ditentang para pemimpin Sikh, yang menuduhnya menghina keyakinan mereka. Ram Rahim Singh juga memiliki pengaruh politik. (bbc/afp/rtr)

baca juga :

Gresik Dijatah 5.903 Dosis Vaksin Sinovac

Redaksi Global News

Garam Impor dari Australia tiba di Pelabuhan Tanjung Perak

Redaksi Global News

SPP Gratis, Dindik Jatim Data Ulang Siswa Miskin

Rofiq