Global-News.co.id
Indeks Pendidikan Utama

Penuhi Pagu, Hari Ini Sampai Besok PPDB SMAN/SMKN di Jatim Dibuka

SURABAYA (global-news.co.id)-Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2017 jilid II untuk sejumlah daerah yang belum terpenuhi pagunya, Senin (10/7/2017) hari ini kembali dibuka. Pendaftaran PPDB SMA/SMK Negeri Jawa Timur ini baru akan ditutup Selasa (11/7/2017) besok pukul 23.59 WIB.

Untuk itu, Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim meminta kepada masyarakat yang menghendaki untuk masuk SMA/SMK Negeri di Jatim, agar segera mendaftarkan diri. Dalam laman ppdbJatim.net, dijelaskan pemenuhan pagu adalah seleksi penerimaan online masuk SMA/SMK yang pagunya belum terpenuhi pada PPDB SMA/SMK Jawa Timur 2017. Siswa yang diperkenankan mendaftar adalah siswa yang belum diterima baik di pilihan satu maupun pilihan kedua.

“Siswa yang diterima pada seleksi PPDB SMA/SMK Jawa Timur tidak dapat mengikuti pemenuhan pagu baik sudah maupun yang belum melakukan daftar ulang,” jelas Kepala Dindik Jatim, Saiful Rachman, Senin (10/7/2017).

Dalam sehari, sedikitnya 25.108 bangku kosong SMA/SMK akan diperebutkan oleh lulusan SMP/MTs yang belum beruntung mendapat sekolah pada PPDB tahap pertama 3-6 Juli lalu. Dari total pagu online yang dibuka pada PPDB tahap pertama lalu sebanyak 211.166 kursi, baru terisi sebanyak 186.058 siswa atau 83,62 persen dari kuota.

Kendati demikian, jumlah pendaftar yang masuk pada PPDB tahap pertama bukanlah sepi. Sebab, ada 222.496 siswa yang dari total 256.777 pemegang PIN yang melakukan pendaftaran hingga 6 Juli lalu pukul 00.00. “Pada tahap pertama kemarin ada 36.438 siswa yang tidak diterima masuk SMA/SMK negeri. Jangan berkecil hati, masih ada sekolah swasta atau mengikuti tahapan pemenuhan pagu besok,” sambungnya.

Saiful mengklasifikasikan jurusan SMK yang jenuh dan tidak favorit. Jurusan yang jenuh, lanjut dia, umumnya diminati banyak siswa karena dianggap memiliki peluang kerja yang tinggi. Padahal, pada jurusan tersebut persaingan kerjanya juga cukup tinggi. Sementara jurusan yang tidak favorit seperti pertanian dan kesenian, sejatinya memiliki peluang yang tinggi dalam dunia usaha dan dunia industri.

“Karena itu, SMKN 12 Surabaya yang memiliki jurusan-jurusan langka itu saya minta untuk mendongkrak promosinya agar menarik minat masyarakat,” tutur Saiful. * suc, nas

baca juga :

Dapat Tambahan dari Kemenkeu, KKP Siap Kucurkan Rp 474,9 M untuk Nelayan

Redaksi Global News

Gubernur Khofifah Raih Penghargaan KPID Award 2019

Redaksi Global News

MERR Diresmikan, Pemkot Masih Nitip Anggaran Rp 7 Miliar ke PN Surabaya

Redaksi Global News