Global-News.co.id
Indeks Madura

Laporan Keuangan Pamekasan Raih Opini WTP Tiga Kali Berturut turut

PAMEKASAN (global-news.co.id)- Badan Pemeriksa Keuangan RI menyatakan laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Pamekasan Tahun Anggaran 2016 meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Bagi Pamekasan, ini merupakan yang ketiga kalinya diperoleh secara berturut turut.

Bupati Pamekasan Achmad Syafii menyatakan, raihan opini WTP dari BPK RI itu tidak lepas dari upaya serius yang dilakukan dinas teknis dalam hal pengelolaan laporan keuangan daerah. “Ini tentu harus dipertahankan,” ujar Achmad Syafii, Rabu (31/5/2017).

Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Pamekasan Taufikurrachman mengungkapkan raihan opini WTP kali ini merupakan kali ketiga.

Taufik hadir mendampingi Bupati Achmad Syafii dalam acara penyerahan raihan opini WTP di kantor perwakilan BPK Jawa Timur itu bersama Ketua DPRD Halili.

Penyerahan laporan hasil pemeriksaan BPK atas laporan keuangan pemerintah daerah 2016 itu diterima langsung oleh Bupati Pamekasan Achmad Syafii.

Menurut Taufik, Kabupaten Pamekasan termasuk satu dari 28 kabupaten/kota se-Jawa Timur yang mendapatkan opini WTP dari BPK RI. “Penyerahan opini WTP dari BPK RI tadi bersamaan dengan penyerahan untuk Pemprov Jatim yang juga sama meraih opini wajar tanpa pengecualian,” jelas Taufikurrachman.

Sementara, Ketua DPRD Pamekasan Halili menyatakan, raihan opini WTP dari BPK itu hendaknya bisa menjadi pemicu dalam meningkatkan kinerja dan layanan publik yang lebih baik. “Harapan kami, pemkab tidak puas hanya dengan mearih prestasi ini. Yang terpenting bagaimana agar layanan publik bisa lebih baik dan transparan dalam hal pengelolaan keuangan,” kata Halili. Pemkab dibawah kepemimpinan Bupati Achmad Syafii dan wakilnya Halil Asy’ari berhasil meraih opini WTP sejak 2014 hingga saat ini. (*/mas)

baca juga :

Dalam RAPBD 2021, Dampak Virus Covid- 19 Masih Menjadi Atensi FPPP

Redaksi Global News

Libur Akhir Tahun, Potensi Corona Meningkat hingga Tiga Kali Lipat

Redaksi Global News

Kades Diminta Kawal Dana Desa untuk Atasi Kemiskinan

Redaksi Global News