Pejabat dan Tokoh Tiga Daerah Siap Divaksin Pertama

Bupati Gresik Sambari Halim

SIDOARJO (global-news.co.id) – Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 secara serentak di tiga daerah, yakni Sidoarjo, Gresik dan Kota Malang, pada Kamis (14/1/2021) esok atau Jumat (15/1/2021) lusa, bakal diikuti para pejabat teras. Rata-rata 10 tokoh menyatakan kesiapan untuk divaksin pertama.

Untuk gelombang pertama, Pemkab Sidoarjo sudah menerima 4.000 vaksin Sinovac. Vaksin itu tiba di Kantor Dinas Kesehatan Sidoarjo sekitar pukul 12.15 WIB. Vaksin itu dikirim dengan menggunakan mobil boks bernopol B 9932 CXR dari Dinkes Jatim, yang dikawal ketat oleh polisi. Pengamanan pengiriman itu melibatkan 14 personel Sat Brimob Polda Jatim dan dua unit Barakuda. Serta satu Raimas Polresta Sidoarjo.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidoarjo dr Syaf Satriawarmam mengatakan, 4.000 vaksin COVID-19 itu untuk tenaga kesehatan (Nakes). “Untuk nakes yang bertugas di Sidoarjo,” kata Syaf kepada wartawan di Kantor Dinkes, Rabu (13/1/2021).

Syaf menjelaskan, vaksinasi Covid-19 akan digelar Jumat (15/1) sekitar pukul 09.00 WIB. Ada 10 orang yang divaksin pertama kali di RSUD Sidoarjo. Seperti Pj Bupati, Sekda, Kapolresta, Dandim, Dirut RSUD, Kepala Dinkes, perwakilan MUI dan Muhammadiyah.

“Gelombang kedua saya perkirakan Bulan Mei atau Juni. Itu untuk memenuhi nakes dan pejabat pemerintahan. Sementara untuk masyarakat yang usia lanjut nanti di gelombang ketiga pada Oktober,” tambah Syaf.

Pendistribusian vaksin ke masyarakat, kata Syaf, tergantung verifikasinya. Dalam artian, siapa saja yang mendapatkan SMS sebagai penerima vaksin, diminta untuk memverifikasi ulang terkait tempat dan tanggal vaksinasi.

Vaksin Covid-19 yang disimpan di Kantor Dinkes Sidoarjo akan dijaga petugas kepolisian. Begitu pun saat nanti dibagikan. Hal ini dilakukan agar tidak ada penimbunan vaksin. Baik di Dinas Kesehatan maupun Puskesmas. “Kami sudah membuat surat minta ke Polresta untuk mendampingi selama vaksin ada di Dinkes. Dan selanjutnya vaksin akan disebar di masing-masing Puskesmas,” tutur Syaf.

Di tempat terpisah, Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan, sebanyak 10 orang tokoh akan dilakukan vaksinasi Covid-19 tahap pertama di Kota Malang. Vaksinasi COVID-19 tahap pertama ini rencananya akan dimulai pada 14 – 15 Januari 2021 mendatang. “Vaksin, sampai saat ini kita baru diminta 10 tokoh yang akan divaksin antara 14-15 Januari,” ungkap Sutiaji saat ditemui di Balai Kota Malang, Rabu (13/1/2021).

Kesepuluh orang ini lanjut Sutiaji terdiri dari para pejabat publik, tokoh medis, tokoh agama dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Namun keinginan Sutiaji menjadi orang pertama yang akan divaksin terpaksa pupus, lantaran dirinya yang pernah menjadi penyintas Covid-19.

“Siapa saja (yang akan divaksin), itu ada, tokoh medis, pejabat publik, tokoh agama, tadi sudah saya tanda tangani surat permintaan pada tokoh agama, nanti dari medis, dan lainnya. Tokoh agama (siapanya) masih belum, nanti kami akan minta dari FKUB. Hari ini baru kirim nama,” terangnya.

Sementara itu dari daftar nama yang akan divaksin Covid-19 di Kota Malang, nama Wakil Wali Kota Sofyan Edi Jarwoko, Ketua DPRD Kota Malang I Made Rian Kartika, dan dua orang dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Malang.

Ketua DPRD Kota Malang I Made Rian Kartika mengaku kesiapannya menjadi salah satu dari orang yang akan disuntik vaksin Covid-19 gelombang pertama di Kota Malang. “Sebenarnya kami merupakan prioritas ke-4, tetapi kami perwakilan dari Forkopimda ingin kepercayaan masyarakat tumbuh pafa vaksin yang telah disediakan oleh pemerintah pusat,” ucap Made.

Menurutnya, vaksinasi ke sejumlah pejabat Forkopimda Kota Malang ini menjadi pertaruhan akan kepercayaan masyarakat Kota Malang terhadap pengadaan vaksin oleh pemerintah. Namun diakuinya tidak mudah menjadi orang yang akan divaksin COVID-19 pertama lantaran harus menjalani sejumlah rangkaian seleksi yang telah dilakukan sebelumnya. “Kalau kita tidak percaya pada pusat, lalu kita percaya pada siapa lagi? Tidak mungkin kita percaya pada info hoax yang beredar,” tuturnya.

Sementara untuk Kabupaten Gresik, sebanyak 10 tokoh juga telah menyatakan kesiapannya untuk di vaksin pertama. Untuk gelombang pertama, Kabupaten Gresik menerima 5.920 vaksin.

Wakil Bupati Gresik Sambari Halim Radianto mengatakan, secara simbolis akan ada 10 orang prioritas yang disuntik vaksin pertama kali adalah Kapolres AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Letkol Inf Taufiq Ismail, Ketua Dewan Moh Abdul Qodir dan sejumlah tokoh lain. “Tahap pertama ini secara simbolis akan dilakukan vaksinasi kepada 10 tokoh masyarakat, tentu ini sesuai petunjuk dari pusat,” tambah dia.

Diungkapkan lebih jauh oleh Qosim selain nakes, sasaran berikutnya yang mendapat vaksin Covid-19 adalah masyarakat yang rentan tertular yang usianya di atas 59 tahun.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan drg Syaifuddin Ghozali menjelaskan sebelum disuntik vaksin, seseorang harus melalui tahap screening terlebih dahulu. “10 orang yang akan dilakukan vaksin pertama kali telah dilakukan screening  awal, dan besok kita lakukan screening ketat,” tambah dia menanggapi vaksin Covid-19 di Gresik. det,trb,tim