Komisi C Minta Kinerja BUMD Lebih Maksimal

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur menjadi salah satu BUMD yang mampu memberikan kontribusi positif pada Pemprov Jatim.

SURABAYA (global-news.co.id)- Komisi C DPRD Jawa Timur meminta Gubernur Jawa Timur untuk memaksimalkan kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Jatim. Mengingat Kinerja BUMD milik Pemprov Jatim selama tahun ini dinilai kurang maksimal. Bahkan BUMD yang diharapkan menjadi mesin Pemprov untuk mencari pundi-pundi keuangan, ternyata tak berjalan sesuai dengan harapan.

Anggota Komisi C DPRD Jatim Agung Supriyanto mengatakan dalam implementasi PP No 54 Tahun 2017 tentang pembentukan BUMD, tujuan pendirian BUMD salah satunya adalah  untuk meningkatkan pendapatan daerah.

Namun dari 10 BUMD yang dimiliki Pemprov Jatim, kata Agung hanya ada satu atau dua BUMD yang mampu memenuhi harapan sebagai penopang pendapatan daerah. “Hanya ada satu atau dua BUMD Jatim yang eksis menjadi penopang PAD,”ujar Agung politisi asal F-PAN DPRD Jatim, Selasa (29/12/2020).

Lebih jauh mantan anggota DPRD Kabupaten Tuban ini menjelaskan, bahwa persoalan utama BUMD milik Pemprov Jatim adalah SDM. Sebab peran jajaran komisaris dan direksi BUMD tak sesuai dengan bidangnya sehingga kinerja BUMD tak bisa maksimal.“Rata-rata yang ditempatkan dalam jajaran komisaris dan direksi bukan orang yang tepat untuk mengelola BUMD,” tegas Agung sapaan akrabnya.

Komisi C DPRD Jatim berharap permasalahan BUMD tersebut sangat serius untuk diselesaikan. Mengingat hal tersebut berkaitan dengan investasi atau penyertaan modal. “Penempatan seseorang dalam jajaran komisaris dan direksi BUMD itu memang menjadi kewenangan eksekutif tapi jangan terkesan BUMD dijadikan sebagai tempat balas budi karena modal yang digunakan itu berasal dari uang rakyat,” imbuhnya.

Anggota Komisi C lainnya, Lilik Hendarwati menambahkan bahwa capaian dari target PAD yang diberikan BUMD-BUMD Jatim masih biasa-biasa bahkan sebagian besar masih dibawah target.  “Saya rasa kalau capaiannya masih seperti yang dulu-dulu, ya perlu dikaji ulang apakah masih layak dipertahankan keberadaan BUMD itu atau dilikuidasi agar tidak membebani APBD Jatim,” pungkas Lilik politisi asal Fraksi PKS ini. fan

 

10 BUMD milik Pemprov Jatim

  1. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
  2. PT BPR Jawa Timur
  3. PT SIER
  4. PT Asuransi Bangun Askrida
  5. PT Jamkrida Jatim
  6. Perusahaan Daerah Air Bersih
  7. PT Petrogas Jatim Utama
  8. PT Jatim Krida Utama
  9. PT Jatim Grha Utama
  10. PT Panca Wira Usaha