Anggota Komisi D DPRD Surabaya Ibnu Shobir Berpulang

Anggota Komisi D DPRD Surabaya Ibnu Shobir 

SURABAYA (global-news.co.id) – Kabar duka datang dari gedung wakil rakyat DPRD Surabaya. Ibnu Shobir, salah satu legislator di gedung Jalan Yos Sudarso, berpulang. Politisi asal Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) ini meninggal dunia, Selasa (8/12) sekitar pukul 09.00 karena sakit.

Kabar duka ini disampaikan langsung Ketua Umum DPW PKS Jawa Timur (Jatim) Irwan Setiawan. Melalui aplikasi WhatsApp, Kang Irwan, sapaan akrab Irwan Setiawan, menyampaikan kabar duka tersebut dan memohon doa.

Ia menulis, “Inna lillaahi wa inna ilaihi roji’un. Telah meninggal dunia pelayan rakyat, pejuang kebaikan, Ust. Ibnu Shobir, anggota DPRD Kota Surabaya, Ketua BPU DPW PKS Jatim 2015 – 2019, pada:
– Hari Selasa, 8 Desember 2020
– Pukul 09.00 WIB di Surabaya.
Semoga almarhum husnul khotimah, dimasukkan ke dalam Syurga-Nya dan diselamatkan dari siksa api neraka-Nya. Aamiiin Yaa Rabbal ‘alamiin”.

Kabar duka tersebut juga dibenarkan oleh kader PKS Surabaya sekaligus mantan anggota DPRD Surabaya, Achmad Zakaria. “Benar (meninggal dunia). Untuk penyebabnya, mohon maaf belum ada keterangan resmi dari pihak keluarga ataupun rumah sakit,” ujar Zakaria.

Ibnu Shobir sudah dua periode menjadi anggota DPRD Kota Surabaya, yakni periode 2014-2019 dan 2019-sekarang. Ia duduk di Komisi D DPRD Surabaya. Di kalangan PKS, Ibnu Shobir dikenal sebagai ustad yang peduli terhadap umat. Dia juga dikenal sebagai sosok santun dan pejuang kebaikan.

Almarhum meninggal pada usia 52 tahun. Ia meninggalkan seorang istri dan 6 orang putera-puteri.

Semasa hidup, almarhum adalah dai, mubaligh, pendidik dan juga pemimpin dan pelayan rakyat. Ia pernah menjadi Ketua Umum DPD PKS Kota Surabaya pada tahun 2010-2015, Ketua Bidang Pembangunan Keummatan dan Dakwah DPW PKS Jatim pada tahun 2015-2019. Di posisinya sekarang, ia adalah anggota Komisi D dan Wakil Ketua Bapemperda DPRD Kota Surabaya.

Perjuangan yang sedang ia lakukan saat ini sebagai Wakil Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah adalah membentuk Perda Percepatan Penanggulangan Kemiskinan. Almarhum menginginkan agar warga miskin di Kota Surabaya benar-benar dapat ditanggulangi hingga angka yang terkecil sehingga warga kota mendapatkan kesejahteraan secara merata.

Ibnu Shobir juga dikenal sangat memiliki hubungan yang dekat dengan berbagai kalangan, khususnya para ulama. Ini dilatarbelakangi sosoknya sebagai seorang santri lulusan Pesantren Darul Ulum, Peterongan, Jombang.

Pembawaan yang tenang, murah senyum, dan lembut dalam menyampaikan dakwah membuat jamaah pengajiannya beragam. Mulai ibu-ibu di kampung, hingga para karyawan dan direksi di perkantoran. pur