Pertalite Harga Khusus: Program Langit Biru Diperluas ke 11 Kabupaten/Kota di Jawa Timur

 
SURABAYA (global-news.co.id) — Program Langit Biru (PLB) sebagai bentuk edukasi merupakan wujud dukungan Pertamina kepada Pemerintah sesuai Peraturan Pemerintah No. 41 tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara, yang perlu menjadi perhatian seluruh pihak. Upaya mengurangi pencemaran udara, dapat dilakukan melalui pengendalian emisi gas buang kendaraan bermotor. Salah satunya dengan penggunaan BBM yang lebih berkualitas dan ramah lingkungan. 
 
Setelah pekan lalu Program Langit Biru (PLB) digulirkan di 5 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur, pekan ini Pertamina memperluas program promo tersebut ke 11 kabupaten/kota lainnya. “PLB hadir untuk mengajak masyarakat merasakan langsung penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan kualitas yang lebih baik dalam rangka meningkatkan kualitas lingkungan dengan udara yang bersih dan sehat,” ujar Section Head Communication & Relation Pertamina Marketing Region Jatimbalinus, Ahad Rahedi.
 
Pada Program Langit Biru, Pertamina memberikan promo khusus pembelian Pertalite seharga Premium yaitu Rp.6.450,- per liter. Promo ini berlaku di 211 SPBU bertanda khusus promo PLB, di sebelas wilayah tersebut.
 
PLB akan dimulai pada hari Sabtu (14/11) di Kota Surabaya sebanyak 61 SPBU, Kab. Sidoarjo di 46 SPBU, di Kab. Tuban sebanyak 6 SPBU, dan untuk Kab. Malang di 34 SPBU. Sedangkan wilayah yang memulai pada Minggu (15/11) lusa, yaitu di Kota Probolinggo sebanyak 5 SPBU, Kota Situbondo di 10 SPBU, Kota Lumajang di 7 SPBU, di Kab. Trenggalek sebanyak 9 SPBU, Kab. Tulungagung di 28 SPBU, di Kab. Pacitan sebanyak 2 SPBU, dan Kota Blitar di 3 SPBU. Pekan lalu, PLB telah digulirkan di wilayah Kabupaten Pasuruan, Gresik, Probolinggo, Banyuwangi, dan Kota Malang. 
 
Ahad menjelaskan, BBM yang lebih berkualitas memiliki kadar oktan (Research Octane Number atau disingkat RON) tinggi, sehingga lebih ramah lingkungan karena rendah emisi. Selain itu, BBM yang lebih berkualitas akan berdampak positif terhadap performa kendaraan serta lebih irit konsumsi BBM karena pembakaran di ruang mesin lebih sempurna. Karenanya, dia menjelaskan, Pertamina terus mendorong penggunaan produk BBM berkualitas yakni Pertalite dengan RON 90, Pertamax RON 92 dan Pertamax Turbo RON 98.
 
PLB berlaku untuk konsumen kendaraan bermotor roda dua dan roda tiga, angkutan umum kota (angkot), serta taksi plat kuning. “Selain kendaraan bermotor roda dua dan roda tiga, Pertamina juga menyasar angkot dan taksi plat kuning  yang merupakan transportasi publik, sehingga diharapkan menjadi contoh bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan beralih ke bahan bakar berkualitas. Selain itu dengan harga khusus, kami mengajak pengendara ini  mendapatkan customer experience, bahwa dengan BBM berkualitas mesin kendaraannya lebih awet dan bertenaga,” ujarnya. Ahad menambahkan, meski menggelar promo, Pertamina memastikan Premium tetap ada di beberapa SPBU di setiap wilayah.
 
Sebelumnya di Kota Denpasar, yang sudah lebih awal dimulai Program Langit Biru sejak Juli, mendapatkan animo positif dari masyarakat yang terlihat dari trend konsumsi produk BBM yang lebih ramah lingkungan yaitu produk Perta-series (Pertalite, Pertamax, dan Pertamax Turbo yang terus meningkat sejak Program Langit Biru digulirkan. Selain mencatatkan peningkatan jumlah konsumsi Perta-series, dengan bergulirnya PLB, perubahan indeks kualitas udara (Air Quality Index atau AQI) juga tercatat semakin baik, yang ditunjukkan dengan nilai yang semakin kecil. Di Kota Denpasar sebelum PLB dijalankan, tercatat indeks kualitas udara di Denpasar rata-rata di angka 67. Hingga Tanggal 3 November 2020 yang lalu, tercatat rerata mulai dari 30 hari sebelumnya, indeks kualitas udara di Kota Denpasar turun ke angka 56. 
 
Trend yang sama juga teramati di Kota Malang. Di Kota Malang, sebelum PLB dijalankan (5/11), tercatat indeks kualitas udara di angka 72. Sepekan setelah PLB berjalan (12/11) indeks kualitas udara Kota Malang semakin baik dengan angka 48 (sumber: www.iqair.com).
 
Pertamina dalam menjalankan operasi bisnisnya terus berupaya untuk memberikan edukasi kepada pelanggan akan pilihan produk yang tepat untuk kendaraannya melalui berbagai program promo saat bertransaksi di SPBU. “Pelanggan pengguna Pertamax dapat menghemat Rp.250,- per liter, dengan bertransaksi via aplikasi MyPertamina dan secara otomatis mendapatkan kupon undian Berbagi Berkah MyPertamina lebih banyak dari pelanggan yang bertransaksi secara tunai, kemudian kemudahan untuk melakukan penukaran kupon untuk mengikut undian juga dapat dilakukan melalui aplikasi secara cepat,” tutup Ahad. 
 
Untuk informasi lebih jelas tentang program-program promo Pertamina, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Call Center di nomor 135. Konsumen setia Pertamina juga dapat berpartisipasi aktif dalam upaya peningkatan pelayanan Pertamina dan melaporkan apabila terjadi kendala dan hambatan distribusi produk Pertamina melalui nomor tersebut. (agk)