Millenial Talent Hub Wadah Pengusaha Baru Bangkit Menuju Pamekasan Hebat

PAMEKASAN (global-news.co.id) – Bupati Pamekasan Badrut Tamam, Senin (23/11/2020) malam melaunching program Millenial Talent Hub  (MTH) 2020, di Gedung Pemuda Jalan Kabupaten Pamekasan. MTH adalah program Pamekasan di bidang ekonomi berupa pembinaan dan penumbuhan pada sepuluh ribu Wira Usaha Baru (WUB).
MTH merupakan tempat kegiatan berkumpulnya para WUB. Didalamnya diisi kegiatan yang diharapkan terjalin komunikasi yang baik dan saling belajar antar sesama pengusaha baru dalam WUB, sehingga program yang mereka hasilkan berkembang baik. Pada launching MTH ini diundang 1.690 peserta WUB dan berbagai elemen terkait lainnya.
Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pamekasan Supriyanto melaporkan MTH kali ini dihadirkan pelaku usaha yang sukses untuk berkisah suksesnya sekaligus memberikan tips pada peserta WUB sehingga mereka dapat termotivasi menjadi sukses. MTH tahun 2020 ini akan dilaksanakan 4 kali, yakni 23 dan 28 November, 5 dan 14 Desember 2020.
Pada launching itu juga diundang para pemilik toko modern dengan harapan nantinya dapat membantu memasarkan produk usaha hasil peserta WUB. Diharapkan toko dan swalayan yang selama ini dibanjiri produk luar, nantinya  dikurangi dan tergantikan dengan produk lokal Pamekasan. Juga ditampilkan produk usaha peserta WUB, seperti makanan, sepatu, sandal, kopiyah dan lainnya.

Badrut Tamam bersama Wakilnya Raja’e menunjukkan kopiyah produk peserta WUB Pamekasan.

Supriyanto mengungkapkan program WUB ini diampu oleh beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) dilingkungan Pemkab Pamekasan. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi diberi tugas untuk melaksanakan pelatihan dan pembinaan bagi calon pengusaha baru itu.
Pada tahun 2020 Disnakertrans melaksanakan pelatihan dan pembinaan bagi calon WUB sebanyak 1.690 orang.
Bupati Pamekasan Badrut Tamam mengatakan pada intinya MTH ini adalah mengajak orang  biasa yang setelah berusaha menjadi orang sukses. Tujuannya untuk memberikan motivasi bagi para calon pengusaha baru. Karena orang dari keluarga biasa menjadi luar biasa butuh atmosfir bagus. MTH ini tempat menggembleng pengusaha.
“Akan kita setting tempat ini suatu saat beberapa motivator hadir dan bapak ibu sekalian hadir disini bahwa orang hebat itu orang sukses itu mesti melalui daya juang luar biasa. Bisa saja peserta WUB sekarang biasa biasa saja, nanti suata saat menjadi luar biasa, menjadi pengusaha sukses, sehingga membantu tetangga membantu saudara dan mendorong kesetiakawanan yang bagus,“ ungkapnya.
Di MTH ini juga, lanjutnya, akan dipamerkan beberapa hasil produk WUB. Untuk itu dia meminta kepada toko modern agar hasil produk WUB ini ditoko modern juga melebur berbaur satu dengan produk dari luar Madura. Karena itu kedepan masalah kemasan harus bagus dan kualitas produknya juga harus bagus.
Tahun depan, Badrut Tamam meminta agar BUMD PT. Aneka Usaha Pamekasan Makmur (AUPM) harus hidup dan menjadi bagian dari mitra WUB.
“Pada tahun 2011 PT AUPM harus hidup, jika ada yang tidak sejalan amputasi. Karena hanya akan mengganggu kecepatan kerja pemerintahan, yang tidak mau bekerja cepat lepas, dari pada kita menanggung beban berat tetapi cara kerja tidak cepat,” tandasnya.
Badrut Tamam juga meminta pada ASN tidak takut berkreasi kalau bekerja benar. Tujuannya agar Pamekasan hebat, rakyat bahagia. Dia juga minta OPD, para camat, lurah bekerja lebih cepat lagi, agar masyarakat merasakan hadirnya layanan pemerintahan yang luar biasa.
“Ayo makmur bareng bareng ayo sejahtera bareng bareng, ayo mendorong Pamekasan hebat. Keinginan inilah yang ingin kita dorong biar kita tidak pakai cara biasa tapi cara luar biasa. Era ini era cepat, era kompetisinya kuat, siapa yang tidak cepat siapa yang  tidak kuat dalam berkompetisi akan dikalahkan oleh orang yang cepat,” pungkasnya. (mas)