Hadiah Menggiurkan, Jumlah Peserta Lomba Branding Batik Mobil-Sepeda Motor Naik Drastis

Kepala DPK bersama Dewan Juri foto bersama di dekat mobil peserta lomba branding batik.

PAMEKASAN (global-news.co.id) – Dalam rangka menpromosikan batik tulis Pamekasan, Pemkab Pamekasan melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (DPK) menggelar lomba branding batik mobil dan branding batik sepeda motor. Lomba ini digelar sebagai bagian dari kegiatan memperingati Hari Jadi Pamekasan yang ke 490 tahun 2020.
Lomba digelar Selasa (10/11/2020) hari ini di kawasan monument Arek Lancor. Untuk lomba branding batik sepeda motor pesertanya mayoritas berasal dari Pamekasan. Sedangkan  peserta lomba branding batik mobil juga banyak yang berasal dari luar Madura antara lain Surabaya, Malang, Jember dan Sidoarjo.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pamekasan Ir Nurul Widiastutik mengatakan lomba kali ini merupakan yang kedua kalinya. Pesertanya naik drastis dibandingkan dengan peserta lomba tahun lalu. Untuk lomba branding batik mobil diikuti oleh 12 peserta sedangkan peserta lomba branding batik sepeda motor jumlahnya 31 orang.
Panitia menyediakan hadiah yang menggiurkan. Untuk juara pertama kedua dan ketiga dalam lomba branding batik mobil hadiahnya masing masing satu unit sepeda motor. Sedangkan  untuk lomba branding batik sepeda motor hadiahnya juara pertama uang Rp 10 juta, juara dua Rp 7,5 juta dan juara tiga Rp 5 juta.
Panitia juga memberikan penghargaan kepada para peserta yang belum berhasil sukses meraih juara. Panitia memberikan uang pengganti biaya yang dikirimkan melalui rekening bank peserta. Bagai peserta lomba branding batik mobil yang tidak dapat juara dapat uang penghargaan Rp 500 ribu, sedangkan peserta lomba branding batik sepeda motor Rp 300 ribu.
Nurul Widiastutik mengaku sempat khawatir akan kekurangan peserta. Karena itu dia melakukan evaluasi secara menyeluruh mengapa peserta tahun kemarin masih sedikit. Lalu kemudian diambil berbagai langkah konkret, salah satunya untuk menarik minat para peserta yaitu dengan menaikkan besaran hadiahnya.
“Saya memerintahkan untuk mobil disediakan hadiahnya sepeda motor untuk semua juara sebagai penghargaan atas partisipasi dan kreatifitasnya. Demikian juga dengan sepeda motor kalau tidak salah nilainya  10 juta, 7,5 juta, dan 5 juta untuk juara 1,2 dan 3. Kita ambil juara masing masing tiga. Ternyata dengan langkah ini jumlah pesertanya tambah banyak,” ungkapnya.
Dia berharap lomba ini tetap rutin dilakukan tiap tahun  sebagai wadah bagi warga untuk  menyalurkan kreativitasnya. Ditahun depan acara ini harus diuapayakan lebih meriah lagi agar lebih banyak lagi peserta dan  juga lebih banyak lagi hadiahnya. Kalau tahun ini hanya diambil tiga pemenang tahun bisa 6 pemenang.
Kriteria penilaan yang ditetapkan panitia berupa ide kreatif, artistic dan komunikatif. Ide kreatif maksudnya motif batik yang dituangkan harus batik tulis asli batik Madura  atau Pamekasan.  Artistik maksudnya nilai branding bersifat aksesoris sehingga kendaraan makin indah.
Komunikatif maksudnya branding batik itu bisa menyampaikan pada public tentang batik Madura dan batik Pamekasan. Panitia mendatangkan tiga orang juri mereka  berasal dari Unesa dan STKW Surabaya dan dari Dewan Kesenian Jawa Timur.
Selaim lomba branding batik mobil dan sepeda motor, DPK Pamekasan juga menggelar lomba vlog wisata, lomba pesantren go green dan juga aneka lomba lainnya yang diikuti oleh siswa- siswa. (mas)