Gresik Siapkan Perbup Belajar Tatap Muka

Ilustrasi uji coba sekolah tatap muka di tengah pandemi Covid-19. Bupati Gresik Sambari Halim Radianto saat ini tengah menyiapkan Peraturan Bupati (Perbup) tentang belajar tatap muka di sekolah.

 

GRESIK (global-news.co.id) – Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto saat ini tengah menyiapkan Peraturan Bupati (Perbup) tentang belajar tatap muka di sekolah. Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, Reza Pahlevi menjelaskan, salah satu latar belakang inisiatif belajar tatap mulai ini akan dimulai karena tingginya permintaan dari wali murid.

“Kami pernah melakukan poling, dan hasilnya sebagian besar orang tua menginginkan pembelajaran tatap muka segera dimulai kembali,” ujar Reza, Rabu (18/11/2020).

Alasan kedua, tambahnya, kasus penularan Covid-19 di Kabupaten Gresik menunjukkan tren positif alias terus berkurang. Misalkan Selasa (17/11/2020), penambahan kasus positif Covid-19 hanya 5 (lima) kasus, sedangkan pasien sembuh 5 orang. Dengan demikian, kasus konfirm isolasi baik dirawat di Rumah Sakit maupun mandiri sebanyak 78 kasus. Bahkan satu dari 18 kecamatan di Kabupaten Gresik, yaitu Bungah dalam status hijau.

“Untuk itu saat ini Bupati Gresik Sambari Halim Radianto tengah menyiapkan Peraturan Bupati sebagai dasar pelaksanaan pembelajaran tatap muka ini,” terang Reza.

Secara teknis, pelaksanaan pembelajaran tatap muka ini akan diatur sedemikian rupa untuk memberikan keamanan, atau pencegahan penularan Covid-19. Misalkan, satu kelas dibagi beberapa kelompok, kemudian siswa yang masuk kelas dijadwal sesuai kelompok. “Kami masih menggodok teknis yang tepat seperti apa,” tandasnya.

Pastinya, ujar Reza, Bupati Sambari menegaskan bahwa dalam pelaksanaannya nanti harus mengutamakan penerapan protokol pencegahan penularan Covid-19. Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, kasus Covid-19 harian di wilayahnya tidak lebih dari 10 kasus. Ini terjadi selama sebulan sejak tanggal 19 Oktober 2020 lalu. Sebagai perbandingan, penambahan Covid-19 Gresik dalam sehari sempat menyentuh di angka 60 lebih.

Kendati kasus Covid-19 di Gresik sudah ada tren bagus, ia berharap masyarakat tidak lengah. Reza mengimbau agar warga Gresik terus menerapkan 3M, menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. “Plus menjaga imun dengan rajin berolahraga dan makan makanan bergizi. Masyarakat harus menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS),” tandasnya.

Juru bicara satuan tugas percepatan penanganan Covid-19 Gresik Saifudin Ghozali membenarkan, bila angka kesembuhan di Gresik setiap harinya selalu tercatat lebih tinggi dari kasus baru. Karena satgas dengan disiplin melakukan prosedur dalam menangani Covid-19 maupun pencegahan. ”Kami intensif melakukan 3 T, yakni Testing, Tracing dan Treatment, dengan begitu kita dapat memutus mata rantai penularan,” ujarnya.

Dalam hal pencegahan, Satgas bersama komponen Forkopimda, TNI, Polri, dan Satpol PP melakukan operasi penegakan protokol Kesehatan dengan melakukan razia protokol kesehatan di tempat keramaian.

“Kita pastikan kembali kalau di warung, kafe, mall, pasar dan lainnya protokol kesehatan yang meliputi memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan terlaksana dan tersedia fasilitasnya,” tutupnya. sep