Gerobak Listrik di Tuban, Ramah Lingkungan dan Bisa Menghemat Pengeluaran BBM

Bupati Tuban Fathul Huda mencoba gerobak listrik di halaman pendopo krido manunggal Tuban.

Gerobak listrik (Gelis) ramah lingkungan menjadi pilihan tepat bagi masyarakat yang ingin mengembangkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Tuban. Selain praktis, kendaraan ini juga tidak membawa polusi yang bisa merusak lingkungan.

 

Kemajuan pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Tuban diharapkan terus mengalami peningkatan. Apalagi dengan adanya alat transportasi praktis yang bisa dipakai untuk berjualan.

Transportasi jenis gerobak listrik (Gelis) ini diperkenalkan Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Tuban, Drs Agus Wijaya kepada Bupati Tuban H Fathul Huda di halaman Pendopo Krido Manunggal, Tuban. Agus menyampaikan Gelis ini merupakan kendaraan yang ramah lingkungan.

Bupati Tuban, H Fathul Huda berharap kemajuan pengembangan UMKM di Kabupaten Tuban. Karenanya, ia mendukung sinergitas Diskoperindag dengan Kadin Tuban untuk mengembangkan UMKM di Tuban. “Gelis mampu mendorong UMKM untuk terus maju dan Gelis bisa dimanfaatkan disisi lain juga menghemat pengeluaran BBM karena memakai tenaga listrik,” tutur Bupati Tuban, kemarin.

“Ini adalah sesuatu langkah yang maju, mudah-mudahan dengan Kadin UMKM ini bisa membawa UMKM Tuban lebih maju lagi,” tambahnya.

Sementara itu, ditempat yang sama Kepala Diskoperindag Tuban, Agus Wijaya menyampaikan jika masyarakat ingin mendapatkan gerobak listrik sebagaimana tadi telah dicoba oleh bapak Bupati, Dinas Koperindag akan merekomendasi. “Daftar lewat kami, kita sampaikan kepada Kadin UMKM, karena agen tunggal di Tuban adalah Kadin UMKM,” terang Agus.

Lebih lanjut, Agus Wijaya juga berharap sarana prasarana ini bisa dimaksimalkan atau digunakan secara maksimal oleh pelaku usaha kita dalam berusaha karena fasilitas bank yang selama ini mendanai itu sangat mudah dan sangat ringan.

“Ini sangat menjanjikan, kami berharap untuk penggunaan kendaraan menggunakan BBM bisa bergeser ke listrik karena lebih praktis, lebih mudah dan kedepannya akan kita upayakan tempat untuk ngecas di titik-titik tertentu sehingga fasilitas terhadap pelaku usaha UKM bisa terfasilitas dengan baik,” ungkap Kepala Diskoperindag.  hud, dta