Dukung Program Elektrifikasi, PLN Berikan Penghargaan kepada Bupati Banyuwangi

 

General Manager PLN UID Jawa Timur Nyoman S Astawa menyerahkan apresiasi kepada Bupati Banyuwangi di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Rabu (4/11/2020).

SURABAYA (global-news.co.id) – Sebagai bentuk apresiasi memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-75, PLN memberikan penghargaan kepada stakeholder yang berperan penting dalam mendukung proses bisnis ketenagalistrikan PLN.

Terpilih sebagai salah satu sosok paling kooperatif dari sekian banyak stakeholder PLN Jawa Timur yang selama ini telah mendukung dan berperan dalam pelaksanaan beragam program PLN, yakni Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Dia mendapat penghargaan atas dukungan dan kerjasamanya dalam kegiatan strategis ketenagalistrikan nasional yang diselenggarakan PLN. Apresiasi yang diberikan dalam rangka Hari Listrik Nasional ke-75 ini diberikan langsung oleh General Manager PLN UID Jawa Timur Nyoman S Astawa kepada Bupati Banyuwangi di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Rabu (4/11/2020).

Dalam kesempatan tersebut, Nyoman juga menyerahkan perangko PLN yang telah diluncurkan saat Hari Listrik Nasional 27 Oktober 2020 lalu, serta memberikan kompor induksi sebagai bentuk permintaan dukungan Azwar Anas dalam Gerakan Satu Juta Konversi Kompor LPG ke Kompor Induksi yang telah dicanangkan.

“Pak Anas ini salah satu stakeholder yang paling support dengan beragam program PLN. Mulai dari dukungan terhadap keandalan jaringan, hingga turut serta menggencarkan sosialisasi bahaya layang-layang terhadap jaringan listrik PLN, rasio elektrifikasi hingga program PLN Peduli. Dan terbukti keterbukaan Banyuwangi pun menjadikannya kota yang terang benderang, maju di sektor pariwisata, dan menjadi salah satu kota destinasi berwisata pilihan di Jawa Timur. Ke depannya, kami berharap untuk stakeholder di wilayah lain pun terus memberikan dukungan penuh dan menjalin kerjasama serta sinergi dengan PLN,” terang Nyoman.

Selama kepemimpinan Anas banyak bentuk dukungan kepada PLN. Anas mulai 2013 -2020 mendukung program electrifying agriculture melalui dukungan dan kemudahan melistriki areal ladang buah naga. Hingga  2020, total ladang buah naga berlistrik adalah sebesar 1.200 hektare yang meliputi 4.800 pelanggan petani buah naga.

Pada 2019, mendukung program electrifying lifestyle melalui penggunaan kendaraan listrik seperti motor listrik dan mobil listrik untuk Alas Purwo dan pembangunan sentra kuliner pintar. Juga mendukung integrasi sektor wisata dan pertanian berbasis pemanfaatan listrik di tahun 2019 melalui program PLN Peduli Taman Suruh dan Wisata Petik Buah Naga Listrik. Serta mendukung penjualan tenaga listrik sehingga meningkatkan KWh jual dari tahun 2019 sebesar 738,29 GWH menjadi 804,435 pada 2020,  melakukan penambahan jumlah pelanggan di Banyuwangi hingga pada 2020 mengalami kenaikan sebesar 14.576 pelanggan.

Serta meluncurkan Program Lisdes dengan meningkatkan Rasio elektrifikasi dengan melistriki Golden Triangle atau Segitiga Emas Banyuwangi Alas Purwo, Lereng Ijen dan Meru Betiri. Peningkatan rasio elektrifikasi 2019 sebesar 99,65 dan pada 2020 sebesar 101,39.

Bahkan untuk mendukung kelancaran informasi, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melakukan kerjasama dengan Icon+ untuk jaringan internet di 100 desa, 5 lokasi CSR, dan di seluruh kantor Pemda, serta layanan metro @10Mbps untuk melayani 16 Kecamatan, 6 Puskesmas, 1 Mall Layanan Publik dan 1 Pesantren (Internet Broadband 100 Mbps).

Atas penghargaan yang diraihnya, Anas menyampaikan terima kasih kepada PLN atas kepercayaannya itu. “Saya berterimakasih kepada PLN, mudah-mudahan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus bersinergi bersama PLN. Karena listrik menjadi bagian yang amat penting, kinerja usaha tidak bisa tumbuh tanpa listrik. Pemberian penghargaan kepada stakeholder yang berkontribusi, bersinergi dengan PLN menurut saya ini adalah cara yang baik. Terima kasih sekali lagi PLN, mudah-mudahan bisa terus bersinergi dengan daerah, ekonomi bisa bangkit, Indonesia bisa maju,” tandas Anas.

Dari segi keandalan, secara proaktif ia pun mendukung PLN dalam menjaga keandalan kelistrikan melalui surat edaran larangan bermain layang-layang dekat jaringan PLN, baliho edukasi bahaya kelistrikan dan dukungan menjaga ROW jaringan listrik PLN.

Anas juga mengapresiasi program Super Merdeka yang memberikan diskon tambah daya sebesar 75% kepada pelaku UMKM dan IKM golongan tarif bisnis dan industri dengan daya mulai dari 450 VA sampai 13.200 VA. Menurutnya program ini merupakan bentuk dukungan PLN kepada UMKM untuk terus survive dan memperbaiki perekonomian daerah dalam pemulihan paska pandemi Covid-19. tis