300 Rumah Terang Berkat PLN Virtual Charity Run and Ride 2020

 

Penyerahan simbolis 300 penyambungan listrik gratis dilakukan oleh General Manager PLN UID Jawa Timur Nyoman S Astawa kepada Bupati Pacitan Indartato dan penyalaan dilakukan terhadap dua rumah di Desa Sedayu Kecamatan Arjosari Pacitan, Selasa (17/11/2020).

 

PACITAN (global-news.co.id) – Program PLN Virtual Charity Run and Ride 2020 digelar di Pacitan, Selasa (17/11/2020). Ditandai dengan serah terima bantuan penyambungan listrik gratis  secara simbolis yang digelar sesuai dengan protokol keamanan Covid-19 dan diikuti oleh beberapa penerima bantuan.

Kali ini, penyerahan simbolis 300 penyambungan listrik gratis dilakukan oleh  General Manager PLN UID Jawa Timur Nyoman S Astawa kepada Bupati Pacitan Indartato dan penyalaan dilakukan terhadap dua rumah di Desa Sedayu Kecamatan Arjosari Pacitan.

Dalam kegiatan itu Forkopimda Pacitan antara lain Dandim 0801 Letkol Inf Nuri Wahyudi, Kabid Ketenagalistrikan ESDM Provinsi Jatim Wahzani Syukri Setiawan, serta Wakapolres Pacitan Sunardi dan perwakilan Kajari ikut menyalakan secara simbolis dua rumah  yang mendapat bantuan program tersebut.

Untuk diketahui PLN Virtual Charity Run and Ride (VCRR) 2020 merupakan rangkaian kegiatan peringatan Hari Listrik Nasional ke 75 yang mengajak seluruh masyarakat untuk turut membantu warga yang hingga kini belum dapat menikmati listrik dengan berlari dan bersepeda. Sejak dimulai pada 16 Oktober 2020, PLN VCRR telah berhasil menghimpun dana sebanyak Rp 427.500.000 se-Jawa Timur yang merupakan konversi dari hasil jarak lari maupun bersepeda yang telah diselesaikan oleh peserta PLN VCRR. Dana itu selanjutnya digunakan untuk membantu penyambungan listrik rumah warga.

Secara total penyambungan listrik gratis akan dilakukan untuk 600 warga tidak mampu yang tersebar di Sumenep, Probolinggo, dan Pacitan.  Pemilihan 3 kabupaten tersebut dikarenakan rasio elektrifikasi yang masih rendah, yakni Sumenep 69,90%, Probolinggo 85,51% dan Pacitan 94,83 %.

Pacitan dengan luas wilayah 138.987 ha dengan 85% berupa perbukitan dengan 300 lebih gunung-gunung kecil yang tersebar di seluruh wilayah memiliki 141.541 pelanggan.

PLN pun mengembangkan program electrifying agriculture di Pacitan dengan melistriki pelanggan tambak, kandang ayam, dan pompa. Selain itu, PLN pun memberdayakan masyarakat di Pacitan dengan membangun Rumah Kreatif BUMN serta beragam program lain berbasis lingkungan seperti penanaman pohon, penghijauan dan lainnya.

Setiap penerima bantuan akan memperoleh sambungan listrik gratis termasuk sertifikat laik operasi (SLO) dan instalasi listrik di dalam rumahnya. Ginen (64), salah satu penerima bantuan adalah seorang petani, mengucapkan rasa syukur dan terima kasihnya setelah mendapatkan bantuan listrik gratis. “Terimakasih kepada Bapak Ibu PLN yang sudah memberikan bantuan ini. Kami bersyukur sekali, kalau malam sudah tidak gelap lagi, sebelumnya listrik kami dapatkan dari menyalur tetangga. Alhamdulillah sekarang sudah memiliki sendiri,” ucapnya.

Khotijah (68) pun mengucapkan hal serupa. Baginya bantuan listrik gratis ini mampu memberikan perubahan lebih baik di usia senja nya. “Sekarang kalau butuh lampu sudah tidak perlu susah lagi. Terima kasih bantuannya PLN dan Pak Bupati. Semoga PLN terus jaya dan lebih baik,” tambahnya.

Sementara itu Nyoman S Astawa menjelaskan mengusung tema “Energimu Cahaya Bagiku”, PLN mengajak peserta untuk berolahraga, menerapkan pola hidup sehat dan menyalurkan energi positif kepada sesama melalui sumbangan dana yang diwujudkan dalam bentuk sambungan listrik gratis untuk warga tidak mampu. “Hal ini sedikit berbeda dari Hari Listrik Nasional sebelumnya, semoga hadirnya bantuan sambungan listrik gratis dari PLN VCRR ini tidak hanya sekadar menerangi tetapi juga mampu mendukung masyarakat untuk tetap produktif di tengah kondisi pandemi” jelas Nyoman S Astawa.

Kabid Ketenagalistrikan Dinas ESDM Jawa Timur Wahzani Syukri Setiawan menyampaikan apresiasi setinggi-setinggi nya kepada PLN. “Kami ucapkan terimakasih kepada PLN karena di tengah pandemi masih terus mendukung program pemerintah dengan meningkatkan rasio elektrifikasi di beberapa wilayah di Jawa Timur, yang mana kita tahu target kami 100% Rasio Elektrifikasi Jawa Timur pada 2021,” paparnya.

Sedangkan Bupati Pacitan Indartato mendukung penuh upaya PLN untuk terus melistriki wilayahnya.  “Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN atas bantuan sambung listrik gratis kepada warga kami, bantuan-bantuan CSR dan program-program lainnya. Kami mendukung sepenuhnya proses pelayanan yang dilakukan oleh PLN, terutama dalam menjaga keandalan kelistrikan supaya pelayanannya lebih optimal lagi. Ke depan kami berharap PLN dan Pemerintah Kabupaten Pacitan dapat menjalin hubungan yang harmonis dengan beragam program-program yang mendukung kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Selain Program VCRR, melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UID Jawa Timur akan merenovasi rumah Khotijah dan telah memberikan bingkisan serta sembako untuk anak yatim dan dhuafa di Desa Sedayu, Pacitan. tis