Wabup Raja’e Yakin Formi Pamekasan Bisa Eksis

PAMEKASAN (global-news.co.id) – Federasi Olah Raga Rekreasi Masyarakat  Indonesia (Formi) Pamekasan, Senin (26/10/2020) menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda), di Hotel Odaeta Pamekasan. Kegiatan ini dibuka oleh Ketua Umum Formi yang juga Wakil Bupati Pamekasan, Raja’e.
Tujuan Rakerda ini adalah untuk menginventarisir semua masalah, tantangan, potensi dan kekuatan dalam pelaksanaan olah raga rekreasi yang sedang dihadapi saat ini, sehingga Formi Pamekasan mampu menyusun program dan kegiatannya dengan baik.
Dalam sambutannya Raja’e mengungkapkan Formi sudah lama terbentuk, namun Formi Pamekasan masih baru dibentuk tahun  2020 ini. Karena itu dia bertekad untuk melangkah konkret guna mewujudkan kepada masyarakat bahwa Formi Pamekasan akan bisa eksis.
“Ini merupakan momentum bersejarah karena kita baru mengambil langkah Formi Pamekasan untuk melaksanakan Rakerda yang pertama di Kabupaten Pamekasan untuk menyambut beberapa hal hal yang terbaik di tahun tahun yang akan datang,“ katanya.
Dia mengakui dari komunikasi selama ini, para pengurus cukup antusias untuk bergerak. Dia yakin Formi Pamekasan kedepan akan progresif mengembangklan olahraga tradisional atau olah raga rekreasi. Karena itu dia ingin Formi melakukan sinergi dengan KONI Pamekasan. Sebab ada beberapa cabang olah raga rekreasi yang selama ini dibawah binaan KONI.
Selain itu, lanjutnya,  juga membangun komunikasi yang intensif dengan lembaga pendidikan. Karena itu ada lembaga pendidikan yang dihadirkan dalam Rakerda ini. Tujuannya merumuskan roadmap rencana program kerja yang akan dilakukan selama kepengurusannya.
“Karena itu saya berharap Rakerda jangan hanya formalitas berkumpul tidak berkontribusi pada peningkatan olahraga rekreasi masyarakat. Saya juga berharap yang serupa sumbangan pemikirannya pada seluruh jajaran dan termasuk para guru terutama yang ada di lembaga pendidikan,” jelasnya.
Pada Rakerda itu juga dihadirkan para camat. Camat, kata Raja’e, penting karena membawahi desa. Banyak desa yang memiliki olah raga rekreasi yang terpelihara secara utuh dan berkembang di masyarakat. Dia  berharap ini menjadi bagian strategis yang nanti bisa disusun dalam Rakerda itu.
Raja’e menilai hal yang terpenting mendapat perhatian adalah langkah penguatan kelembagaan. Masa jabatan Formi yang lima tahun, kata dia, penguatan kelembagaan harus dilakukan terus menerus. Jangan sampai hanya bersifat formalitas tetapi penguatan kelembagaan ini harus ditingkatkan, termasuk kualitas pengurusnya.
Terkait dengan penguatan kelembagaan Raja’e menilai perlunya adanya penguatan dana. Kalau pendanaannya masih minim, belum mampu untuk melakukan penguatan kelembagaan. Karena itu agar perkembangan kelembagaan semakin bagus, dia janji akan tambah dana penguatan kelembagaannya.
Pemateri yang dihadirkan dalam Rakerda Formi kali ini dari Formi Jatim dan pemateri local. Pesertanya sebanyak 130 orang terdiri dari pengurus Formi 2020-2025, para pimpinan cabang olah raga tradisional massal dan tantangan, pimpinan OPD terkait, Ketua KONI Pamekasan dan undangan terkait lainnya. (mas)