Unesa Agendakan Bagi-bagi Sembako untuk Warga Jadi Agenda Rutin

Ketua Panitia Fifukha Dwi Khory SPd, MPd foto bersama dengan sejumlah warga penerima sembako.

SURABAYA (global-news.co.id) – Kegiatan bagi-bagi sembako melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)  bakal menjadi agenda rutin
Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menyusul suksesnya pelaksanaan pembagian sembako sebelumnya.
“Kami agendakan bagi-bagi sembako ini jadi kegiatan rutin untuk membantu masyarakat di tengah pandemi;” kata Ketua Panitia Fifukha Dwi Khory SPd, MPd, Kamis (15/10/2020).
Untuk diketahui Unesa mengadakan bagi-bagi sembako kepada warga sekitar Lidah Wetan di lingkungan kampus Unesa, Sabtu 10/10/2020). Bantuan berupa  10 kg beras, 2 kg gula dan 2 kg itu untuk membantu meringankan kebutuhan hidup sehari-hari warga terdampak Covid-19. Penyelenggaraan pembagian ini direspon positif warga sekitar.
Fifukha Dwi Khory menerangkan, ada 35 sembako yang dibagi-bagikan.
Di sela-sela  pembagian sembako, panitia menyarankan agar warga bisa menjaga kesehatan tubuhnya dengan melakukan olahraga di rumah. Tujuannya agar tidak berkerumun sehingga memicu bertambahnya jumlah pasien Covid-19. ‘’ “Menerapkan jaga jarak (physicial distancing) dan berolahraga  secara rutin di dalam rumah, bisa menghindari penyebaran Covid-19,’’ jelasnya.
Guna menerapkan protokol kesehatan, terang Fifukha Dwi Khory, pembagian sembako dibagi beberapa kelompok. Setiap kelompok terdiri dari 5 orang dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Untuk pembagian sembako dilakukan di kantor jurusan pendidikan olahraga.   Setiap satu kupon ditukar satu bungkus sembako yang sudah disiapkan panitia. Saat pembagian sembako, panitia diwajibkan untuk taat protokol kesehatan dengan menggunakan masker, mencuci tangan dan menggunakan hand sanitizer.
Salah satu warga Lidah Wetan, Muhammad Rofi’i mengatakan, kepedulian para dosen jurusan pendidikan olahraga ini dengan memberikan sembako sangat bermanfaat bagi keluarganya di musim pandemi seperti saat ini. Di mana banyak orang kehilangan pekerjaan sehingga berpengaruh terhadap urusan ‘dapur’ keluarga. ‘’Alhamdullilah ada bantuan sembako ini, dengan demikian bisa menambah jumlah stok makanan ke depan,’’ akunya.
Sementara itu, kegiatan Program Kepedulian Masyarakat (PKM) juga melibatkan mahasiswa dan beberapa  dosen, di antaranya Prof Dr Ali Maksum MSi, Drs Suroto MA, PhD, Dr Setiyo Hartoto MKes dan Dwi Lorry Juniarisca SPd, MEd. ike