Terpilihnya Habib Salim dan Ahmad Syaiku sebagai KMS dan Presiden PKS Disambut Antusias DPW PKS Jatim

melalui Musyawarah Majelis Syuro PKS yang berlangsung di Bandung pada 4-5 Oktober, telah terpilih Ahmad Syaiku sebagai Presiden PKS.

SURABAYA (global-news.co.id) – Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (DPW PKS) Jawa Timur menyambut terpilihnya pimpinan baru PKS dengan antusias.

Sebagaimana diketahui, melalui Musyawarah Majelis Syuro PKS yang berlangsung di Bandung pada 4-5 Oktober, telah terpilih pimpinan baru PKS, antara lain Habib Salim Segaf Al-Jufri sebagai Ketua Majelis Syuro (KMS) dan Ahmad Syaiku sebagai Presiden PKS.

Ketua Umum DPW PKS Jatim Irwan Setiawan menyampaikan rasa syukurnya atas karunia Allah SWT berupa kelancaran suksesi kepemimpinan PKS. “Kami ucapkan selamat mengemban amanah kepada pimpinan terpilih. Seluruh keluarga besar PKS Jawa Timur menyambut dengan suka cita dan antusias. Kami berdoa agar dalam lima tahun ke depan di bawah kepemimpinan yang baru, PKS semakin dicintai rakyat dan semakin kokoh berkhidmat untuk rakyat,” ujar Irwan, Selasa (6/10/2020).

Irwan menambahkan, PKS Jawa Timur siap menjalankan arahan pimpinan baru DPP untuk semakin mengokohkan pelayanan dan pengabdian PKS untuk rakyat Jatim. “Sejak  September lalu, kami di Jatim melaksanakan sowan kepada para kiai, ulama dan habaib, serta tokoh-tokoh masyarakat untuk menyampaikan kinerja dan capaian PKS serta meminta nasihat agar PKS bisa lebih banyak berkontribusi di Jawa Timur,” terang Irwan.

Saat ini, lanjutnya, PKS Jatim tengah berupaya melaksanakan beberapa tugas dari DPP. Antara lain penanganan pandemi Covid-19 dan pemenangan pilkada. “Di sisa masa khidmat ini kami terus menjalankan tugas melakukan pencegahan dan pengendalian Covid-19, terutama mitigasi kepada kader dan pengurus PKS, juga pelayanan bantuan kepada masyarakat terdampak. Selain itu, PKS juga berpartisipasi penuh dalam pemenangan Pilkada 19 kabupaten/kota di Jatim. Ini amanat DPP yang sedang kami laksanakan bersama seluruh jajaran kader dan pengurus di Jawa Timur,” pungkas Irwan. cty