Tak Sesuai Kriteria, 1,6 Juta Pekerja Dicoret dari Daftar Penerima BLT

BPJS Ketenagakerjaan/BPJamsostek mencatat ada 1,6 juta nomor rekening pekerja yang dicoret dari daftar 15,7 calon penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU).

JAKARTA (global-news.co.id)  – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan/BPJamsostek mencatat ada 1,6 juta nomor rekening pekerja yang dicoret dari daftar 15,7 calon penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU). Hal itu lantaran tidak sesuai dengan kriteria yang ditetapkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 14 Tahun 2020.
“Ada 1,6 juta pekerja calon calon penerima subsidi gaji yang kami coret,” ujar Direktur Utama BP Jamsostek Agus Susanto, Jumat (4/9/2020).
Dia menjelaskan 1,6 juta pekerja yang dicoret dari daftar ini, rata-rata memiliki penghasilan atau gaji sebesar Rp 5 juta. Padahal, BSU hanya diperuntukkan bagi karyawan atau pekerja yang bergaji di bawah Rp 5 juta. “Jadi rata-rata yang kami coret itu, mereka (pekerja) yang sudah memliki gaji Rp 5 juta,” jelas dia.
Pihaknya juga membeberkan syarat bagi pekerja yang akan menerima subsidi gaji Rp 2,4 juta. Pertama, warga negara Indonesia yang dibuktikan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
Kedua, terdaftar sebagai peserta aktif program jaminan sosial ketenagakerjaan atau BPJS Ketenagakerjaan yang dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan. Lalu ketiga, pekerja atau buruh penerima gaji/upah. Ke empat, kepesertaan sampai dengan Juni 2020.
“Kelima, peserta aktif program jaminan sosial ketenagakerjaan yang membayar iuran dengan besaran iuran yang dihitung berdasarkan gaji/upah di bawah Rp 5.000.000 sesuai gaji/upah terakhir yang dilaporkan oleh pemberi kerja kepada BPJS Ketenagakerjaan dan tercatat di BPJS Ketenagakerjaan. Dan terakhir, memiliki rekening bank yang aktif,” bebernya.

Batch 2 Minggu Depan
Agus Susanto menyebut  BPJS Ketenagakerjaan/BPJamsostek
memastikan program BLT berupa BSU bagi karyawan dengan gaji di bawah Rp 5 juta untuk batch 2 cair minggu ini. Sebelumnya, BSU batch 1 bagi 2,5 juta pekerja telah cair pada Kamis (27/8/2020).
“Untuk batch kedua dibayarkan Minggu ini. Ada 3 juta data pekerja penerima bantuan subsidi upah pada batch kedua tersebut,” ujarnya.
Dengan pencairan tahap dua ini, maka terdapat 5,5 juta pekerja bergaji kurang dari Rp 5 juta yang sudah menerima BSU. “Minggu depan kami juga akan bayarkan kepada 3 juta pekerja yang telah mendaftar atau untuk batch ketiga. Jadi setiap Minggu kami akan transfer BLT pekerja,” ungkap dia.
Dia juga menambahkan, dengan akan dibayarkan batch ketiga itu, maka akan ada 8 jutaan pekerja yang mendapatkan BLT pekerja. “Kami melakukan secara bertahap ini untuk berhati-hati menvalidasi data pekerja tersebut,” tandas dia. jef, yan, sin