Reses di Madura, Sosialisasikan Dampak Covid-19 Lewat Protokol Kesehatan di Masyarakat Pedesaan

Anggota DPRD Jatim H Acmad Iskandar melakukan sosialisasi akan pentingnya menjaga protokol kesehatan dengan tetap menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak di Pulau Madura.

SURABAYA (global-news.co.id) —
Kesadaran masyarakat pedesaan terhadap penularan bahaya Covid-19 perlu diwaspadai. Mereka rata-rata pola hidupnya setiap hari dinamis bergerak,
berjemur dari setelah subuh sampai sore hari. Tak heran, mereka merasa sehat meski umumnya tidak memakai masker sesuai protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.
Oleh karenanya dalam reses kali ini, anggota DPRD Jatim H Acmad Iskandar melakukan sosialisasi akan pentingnya menjaga protokol kesehatan dengan tetap menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak ke warga pedesaan di Pulau Madura.
” Memang warga pedesaan menganggap Covid- 19, bukanlah wabah yang ganas. Tak heran mereka tetap beraktivitas kerja seperti biasa tanpa mempedulikan pentingnya protokol kesehatan. Karenanya dalam  melakukan reses kali ini anggota dewan ikut menyosialisasikan bahayanya Covid-19. Perlu benar-benar dibangun disiplin dengan memberi sanksi terhadap siapapun yang tidak memakai masker seperti warga di perkotaan,”tegas politisi asal Partai Demokrat ini, Jumat (18/9/2020).
Di sisi lain, lanjut Iskandar, hasil serap aspirasi pada umumnya tentang kebutuhan air bersih dan data-data masyarakat miskin yang tidak banyak perubahan dari tahun ke tahun. Hasil reses juga menemukan fakta kemampuan daya beli masyarakat terus menurun.
“Bahkan semua hasil pertanian dan peternakan mulai anjlok karena kurang terbeli di pasar-pasar desa maupun kota. Ini semua akkbat dampak dari pendemi Covid-19,” lanjut pria yang juga Wakil Ketua DPRD Jatim ini. cty