Polisi Tetapkan Penusuk Ulama Syekh Ali Jaber Jadi Tersangka

Alpian Andrian (24), penusuk ulama Syekh Ali Jaber ditetapkan jadi tersangka.

BANDAR LAMPUNG (global-news.co.id)- Pihak kepolisian resmi menetapkan Alpian Andrian (24), penusuk ulama Syekh Ali Jaber saat mengisi ceramah di Lampung sebagai tersangka.
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Panda Arsyad saat dikonfirmasi membenarkan jika polisi telah menetapkan pelaku penusukan Syekh Ali Jaber sebagai tersangka.
“Iya benar tersangka. Kita masih mendalami apakah dalam peristiwa itu ada unsur rencana pembunuhan atau gimana. Tersangka saat ini ditahan di Polresta Bandar Lampung,” ujar Zahwani.
Seperti diberitakan sebelumnya, penceramah Syekh Ali Jaber ditusuk orang tak dikenal saat mengisi pengajian di Masjid Fallahudin, Jalan Thamrin Nomor 45 Suka Jawa, Bandarlampung, Minggu (13/9/2020) sore.
Akibat kejadian tersebut Syekh Ali Jaber mengalami luka tusuk pada bagian lengan kanan dan harus dijahit sebanyak 10 jahitan di Puskesmas Gedong Air, Bandarlampung.

Dikenal Tertutup
Pemuda yang melakukan aksi brutal penusukan terhadap Syekh Ali Jaber, dikenal oleh warga sebagai seorang tertutup dan jarang bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya, yakni di kawasan Gang Kemiri, Kelurahan Sukajawa.
Rumah pelaku penusukan Syekh Ali Jaber, tidak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) penusukan. Hingga kini, TKP tersebut juga masih dipasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.
Rumah pelaku yang diketahui bernama Alpian Andrian (24), juga dipasang garis polisi. Alpian Andrian ditangkap polisi pada Minggu (13/9/2020) malam, usai melakukan aksi brutalnya terhadap Syekh Ali Jaber.
Ketua RT di Sukajawa, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Kota Bandar Lampung, Jumawan menyebutkan, warga sekitar rumah pelaku mengenal pelaku sebagai sosok yang tertutup dan jarang bersosialisasi dengan warga sekitar rumahnya.
“Kami semua kenal dengan pelaku dan keluarga besarnya. Namun, belakangan ini pelaku jarang terlihat di rumahnya, dan sempat tinggal di rumah pamannya yang ada di Kabupaten Mesuji,” ujarnya.
Warga tidak mengetahui apakah pelaku memiliki gangguan kejiwaan atau tidak, mengingat selama ini pelaku memang jarang berkumpul dengan warga.
Namun ada warga setempat yang mengenali pelaku dan menyebut yang bersangkutan tidak gila. Istri pelaku disebut baru saja melahirkan dan pelaku tidak memiliki pekerjaan tetap.
Hingga kini pelaku penusukan Syekh Ali Jaber masih menjalani pemeriksaan di Polresta Bandar Lampung, rencananya juga akan dilakukan tes kejiwaan. dja, yan, sin, ins