KPU Siapkan Tiga RS untuk Tes Kesehatan para Bapaslon di Jatim

Ada tiga RS yang ditunjuk oleh IDI untuk pelaksanaan tes kesehatan bapaslon di Jatim.

SURABAYA (global-news.co.id) – Sebelum ditetapkan calon untuk berlaga pada Pilkada serentak 9 Desember mendatang,  41 bapaslon diharuskan mengikuti tes kesehatan. Ada tiga rumah sakit yang ditunjuk oleh IDI untuk pelaksanaan tes kesehatan,  yaitu RSUD dr Soetomo Surabaya, RSAL dr Ramelan Surabaya dan RS Syaiful Anwar Malang.
Ketua KPU Jatim Choirul Anam menegaskan rumah sakit yang dipilih untuk tes kesehatan bapaslon memiliki tipe  A. Adapun tenaga medis yang diterjunkan terdiri dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Himpunan Psikologi Indonesia (HPI) dan BNN Provinsi Jawa Timur. Sedang tes kesehatan itu sendiri digelar mulai 4 sampai 11 September di masing-masing RS.
“Agar tidak berjubel dan menghormati protokol kesehatan, sosial distancing dan physical distancing setiap bapaslon sudah diberi tahu ada tiga RS yang ditunjuk untuk menjalankan tes kesehatan,”tegas mantan Komisioner KPU Kota Surabaya,  Senin (7/9/2020).
Adapun berdasar surat IDI no 290/Sek/IDI-WJ/VIII/2020 tertanggal 19 Agustus 2020 disebutkan untuk tes kesehatan di RSUD dr Soetomo Surabaya dilakukan oleh bapaslon wilayah Surabaya, Malang, Sidoarjo, Tuban, Lamongan dan Gresik. Sedang untuk paslon dari Kab Sumenep, Pacitan, Trenggalek, Probolinggo, Ngawi dan Kota Pasuruan untuk tes kesehatan diarahkan ke RSAL dr Ramelan Surabaya. Sisanya di RS Syaiful Anwar Malang di antaranya bapaslon dari Kab Malang, Kab Blitar, Kota Blitar, Kab Banyuwangi, Kab Jember dan Kab Situbondo.
Sementara itu, Komisioner KPU Jatim yang lain, Insan menjelaskan jumlah bapaslon yang mengikuti Pilkada serentak pada 9 Desember 2020 ada sekitar 41 bapaslon yang resmi sudah mendaftarkan ke masing- masing KPU.
Dari 41 bapaslon yang mendaftar, menurut Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Jatim ini,  sebanyak 35 bapaslon mendaftarkan diri sebagai bapaslon Bupati dan Wakil Bupati, serta 6 bapaslon mendaftarkan diri sebagai paslon Walikota dan Wakil Walikota.
“Sedangkan jumlah bakal calon yang berjenis kelamin laki-laki ada 67 orang, dan bakal calon yang berjenis kelamin perempuan ada 15 orang. Lalu bapaslon yang diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik ada 39, serta bapaslon yang melalui jalur perseorangan ada 2 (Kabupaten Jember 1 bapaslon dan Kabupaten Lamongan 1 bapaslon, Red),” katanya
Dijelaskannya terdapat 5 kabupaten yang jumlah pendaftarnya ada 3 bapaslon, yakni Kabupaten Jember, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Tuban, dan Kabupaten Lamongan. Berikutnya ada 12 Kabupaten/ Kota yang jumlah pendaftarnya ada 2 bapaslon, antara lain Kabupaten Pacitan, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Blitar, Kabupaten Malang, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Gresik, Kabupaten Sumenep, Kota Blitar, Kota Pasuruan dan Kota Surabaya.
“Sementara itu ada 2 Kabupaten yang jumlah pendaftarnya hanya 1 bapaslon, yakni Kabupaten Ngawi dan Kabupaten Kediri. Dua kabupaten ini selanjutnya akan kembali membuka pendaftaran bapaslon Pemilihan 2020 selama 3 hari, yang sebelumnya didahului dengan sosialisasi perpanjangan pendaftaran selama 3 hari juga,” jelas mantan Komisioner KPU Kabupaten Pasuruan ini.
Insan mengimbuhkan, sedangkan untuk bakal calon yang hasil swabnya positif COVID-19 ada 1 orang. “Terhadap 1 bakal calon yang hasil swabnya positif ini, pihak rumah sakit pemerintah yang melaksanakan pemeriksaan kesehatan, akan melakukan tes swab lagi. Jika hasil tes swab masih positif COVID-19, maka pemeriksaan kesehatan terhadap bakal calon tersebut akan dilakukan penundaan sampai dengan yang bersangkutan dinyatakan negatif COVID-19 berdasarkan hasil swab,” jelasnya. cty