Kecelakaan Maut di Tuban, Enam Orang Tewas

Ist
Kecelakaan maut terjadi di Jalan Tuban Bancar km 12-13, Dusun Bogang, Desa Beji, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Senin (7/9/2020).

TUBAN (global-news.co.id) –  Kecelakaan maut terjadi di jalur Pantura Tuban. Mobil Toyota Kijang dengan Nopol K-8824-BE menghamtam truk colt diesel dengan Nopol S-8252-HJ di Jalan Tuban Bancar km 12-13, Dusun Bogang, Desa Beji, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Senin (7/9/2020).
Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan enam orang tewas langsung di tempat kejadian. Korban meninggal kesemuanya berasal dari penumpang Kijang.
“Satu penumpang lainnya selamat,” ujar Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono, Senin (7/9/2020).
Ruruh menjelaskan kronologi singkat terkait peristiwa tersebut. Dari informasi yang dikumpulkan di lapangan, kejadian bermula dari kendaraan Toyota Kijang yang dikemudikan Ismail, melaju dari arah Barat ke Timur. Mobil Kijang tersebut berusaha mendahului truk yang ada di depannya melalui sisi kiri.
Setelah berhasil mendahului truk tersebut, mobil Kijang melaju oleng, kemudian masuk lajur kanan. Bersamaan dengan itu, dari arah berlawanan melaju kendaraan truk colt diesel dengan Nopol S-8252-HJ yang dikemudikan oleh Muslik. Kecelakaan tak terhindarkan.
“Korban meninggal merupakan sopir kendaraan Kijang dan 5 penumpangnya. Kerugian materiil diperkirakan Rp 65 juta,” ujar Ruruh.
Ruruh melanjutkan, dugaan sementara, kecelakaan terjadi karena pengemudi Toyota Kijang tidak berkonsentrasi saat mencoba mendahului kendaraan di depannya.
Aparat kepolisian telah mendatangi dan melakukan olah TKP, mencari dan menyita barang bukti, mencari saksi-saksi, permohonan visum luka, dan melakukan penyidikan lebih lanjut.
Sementara terkait satu korban kecelakaan yang masih hidup langsung dibawa ke rumah sakit di Tuban. Begitu pun jenazah 6 korban meninggal dunia langsung dievakuasi.
“Semua korban sudah kami bawa ke rumah sakit baik yang masih hidup atau yang sudah meninggal dunia. Untuk data korban masih kami kumpulkan dan petugas Satlantas Polres Tuban juga masih melakukan olah TKP, “katanya. hud