Inggris Perketat Aturan Covid-19 Mulai Senin, Warga Dilarang Gelar Pesta

Inggris akan menerapkan pembatasan baru yang disebut “aturan enam” guna menekan penyebaran Covid-19 mulai Senin (14/9/2020).

LONDON (global-news.co.id)- Otoritas berwenang di Inggris mendesak warga untuk tidak mengadakan pesta sebelum aturan baru terkait pandemi Covid-19, berlaku mulai pekan depan.
Mengutip The Guardian, pemerintah Inggris akan menerapkan pembatasan baru yang disebut “aturan enam” mulai Senin (14/9/2020).
Untuk itu, federasi kepolisian mengimbau warga untuk tidak menggunakan akhir pekan ini sebagai waktu mengadakan acara atau pesta.
“Ada risiko nyata di mana beberapa anggota masyarakat akan memanfaatkan situasi saat ini dan menyambut akhir pekan sebagai pesta akhir pekan menjelang pembatasan yang lebih ketat yang diberlakukan Senin,” ujar Ketua Federasi Polisi Inggris dan Wales, John Apter, Minggu (13/9/2020).
Sebelumnya pada Sabtu (12/9/2020) dini hari, kepolisian Machester, tempat penguncian lokal telah diberlakukan sejak 30 Juli, mengatakan mereka membubarkan sebuah pesta rumahan yang diikuti oleh 30 orang.
Anggota Kelompok Penasihat Ilmiah untuk Keadaan Darurat (Sage), Mark Walport, menyebut satu-satunya cara untuk menghentikan penyebaran virus adalah dengan mengurangi intensitas berinteraksi dengan orang lain.
“Saya pikir orang harus mengatakan kita di ambang kehilangan kendali,” ujar Walport ketika ditanya apakah Inggris masih dapat mengendalikan virus Corona.
Pemerintah mengambil kebijakan untuk menerapkan langkah-langkah pembatasan yang lebih ketat di sejumlah daerah di Inggris pada Jumat, merespon jumlah kasus infeksi virus Corona yang terus naik.
Birmingham menjadi kawasan terbesar yang mengumumkan tindakan pembatasan setelah melaporkan tanda-tanda mengkhawatirkan dalam jumlah infeksi virus Corona pada lansia.
Data terbaru menunjukkan lonjakan signifikan jumlah kasus Covid-19 di mana pada Jumat, ada 3.539 infeksi baru dilaporkan, dibandingkan dengan 1.940 kasus baru pada pekan lalu. zis, gua, sua