Empat Pegawai Inspektorat Kabupaten Blitar Positif COVID-19 Usai Terima Tamu BPK

Meski empat pegawai positif COVID-19, kantor Inspektorat Blitar tidak tutup. Gedung kantor dilakukan sterilisasi dan disempot disinfektan oleh Gugus Tugas setempat.

BLITAR (global-news.co.id) – Penyebaran COVID-19 di perkantoran di Kabupaten Blitar terus bertambah. Kali ini menyasar pegawai Inspektorat Kabupaten Blitar. Ada empat pegawai dilaporkan terkonfirmasi positif COVID-19 setelah menerima tamu dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Timur yang sedang melakukan pemeriksaan di Kabupaten Blitar.
“Sebelumnya ada pemeriksaan BPK Jatim di wilayah Blitar. Nah, mitra yang memfasilitasi itu kan Inspektorat, termasuk empat rekan kami itu,” ungkap Pelaksana Tugas Kepala Inspektorat Kabupaten Blitar Agus Cunanto, Kamis (3/9/2020).
Dikatakannya, setelah pemeriksaan tersebut, beredar kabar bahwa salah satu anggota BPK yang bertugas melaksanakan pemeriksaan di Blitar terkonfirmasi positif COVID-19. Menanggapi kabar ini, Inspektorat Kabupaten Blitar bergerak cepat dengan menghubungi Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Blitar. “Empat rekan kami yang kontak erat kemudian menjalani swab test dan hasilnya positif,” ujarnya.
Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Blitar kemudian melakukan tracing untuk menelusuri kontak erat pasien positif. Selain tracing, Gugus Tugas juga memeriksa buku tamu untuk mengetahui siapa saja yang datang saat dilakukan pemeriksaan di kantor Inspektorat oleh BPK.
“Dalam kunjungan itu, selain Inspektorat, diketahui BPK juga memanggil OPD lain. Setelah ditelusuri, ada 27 orang yang kontak berdasarkan buku tamu. Ke-27 ini di luar dari 4 orang yang sudah positif. Rencananya yang 27 itu juga akan segera di-swab oleh Satgas COVID-19,” imbuhnya.
Agus memastikan kondisi ini tidak memengaruhi kinerja dan tugas-tugas Inspektorat Kabupaten Blitar. Meski empat pegawai positif, kantor Inspektorat yang berada di gedung Pemkab Blitar lama Jalan Sudanco Supriyadi Kota Blitar tidak ditutup. Meski demikian, sebagian pegawai diminta untuk menjalankan Work From Home (WFH).
“Sebagian pegawai kami minta untuk WFH. Tapi kami pastikan kegiatan tetap berjalan dengan gedung kantor kami sudah sterilisasi dan disempot disinfektan oleh Gugus Tugas. Teman-teman kami yang positif dipastikan sudah menjalani karantina di LEC Garum,” pungkasnya. tut