Dinas ESDM Gelar Sosialisasi Pengembangan Lapangan Eksplorasi oleh SKK PC North Madura II

Ist
Suasana Sosialisasi Pengembangan Lapangan Eksplorasi oleh Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) PC North Madura II Ltd secara virtual, Selasa (15/9/2020).

SURABAYA (global-news.co.id)– Dinas Energi  dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur menggelar Sosialisasi Pengembangan Lapangan Eksplorasi oleh Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) PC North Madura II Ltd secara virtual, Selasa (15/9/2020). Pengembangan eksplorasi bertujuan untuk meningkatkan atau mempertahankan produksi yang sudah ada dari lapangan eksisting.
Plt Kepala Dinas ESDMProv Jatim Drajat Irawan, saat membuka sosialisasi berharap dalam pengembangan lapangan eksplorasi nantinya akan terjadi dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.
“Pengembangan eksplorasi adalah sebagai upaya berkontribusi dalam peningkatan cadangan migas nasional,” katanya.
Perwakilan KKKS PC North Madura, Andiono Setiawan, menjelaskan mengenai  Sosialisasi Pengeboran Sumur  Hidayah 1 yang sedang digarap oleh North Madura memiliki dua blok, yaitu produksi dan eksplorasi. Eksplorasi di dalam industri hulu migas  yang memiliki dua  arti sekaligus, yaitu mencari dan membuktikan. Dengan tujuan untuk mencari cadangan keberadaan migas dan membuktikan bahwa cadangan tersebut benar-benar ada.
Dikatakan Andiono, pemerintah memberikan waktu selama 6 tahun untuk melakukan pengeboran eksplorasi. KKKS PC North Madura dapat memproduksi minyak sebesar 7000-8000 barel per hari (bopd), gas sekitar 30 mm ( sesuai permintaan ) untuk menyuplai  PJB sekitar 15 mm dan mengalokasikan gas kepada PLN atau Kementerian ESDM.
Adapun jadwal rencana kegiatan Site Survey, Soil Investigation dan Pengeboran, meliputi kegiatan Side Scan Sonar, Bathimetry, Sub Bottom Profiling, Ultra Hi ResFor shallow gas and geological Hazards, Magnetometer Drop cores for soil sample, current.
Tujuan dari soil investigation untuk mendapatkan data karakteristik bantuan di bawah dasar laut hingga kedalaman 40m dibawah laut. Data yang diperoleh nantinya seperti jenis dan karakteristik batuan dan penentu shallow hazard.
“Operasi pengeboran sendiri bertujuan dalam membuktikan adanya kandungan minyak dan gas bumi di formasi Ngimbang Carbonate untuk pengujian di zona target sumur dengan kedalaman pengeboran 3.041 meter,” ujarnya.
Kegiatan ini telah disetujui melalui Upaya Pengelolaan Lingkungan – Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL/UPL) (izin lingkungan, Red) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Dikatakannya, izin dumping tidak diajukan karena kedalaman laut di lokasi sumur hidayah 1 kurang dari 50 m, pembuangan limbah drilling cutting dan drilling mud akan di bawa ke darat dan dikelola oleh pihak ketiga yang berizin. agk, tri