Ramaikan Pilwali Surabaya, Putera Risma Coba Adu Peruntungan

Putera Walikota Surabaya Tri Rismaharini, Fuad Benardi disebut-sebut maju dalam Pilwali Surabaya.

SURABAYA (global-news.co.id) –  Munculnya nama putera Walikota Surabaya Tri Rismaharini,  Fuad Benardi dalam kancah Pilwali Surabaya cukup mengagetkan semua pihak. Tak terkecuali dengan pengamat politik, Surokhim. Mengingat selama ini Risma mendukung Eri Cahyadi, Kepala Bappeko Surabaya untuk maju Cawali Surabaya pada 9 Desember 2020.

Surokim Abdussalam mengatakan, munculnya nama Fuad Bernardi menjelang pendaftaran pasangan calon di Pilwali Surabaya hanya bersifat spekulatif. Pasalnya, nama Fuad tidaklah terlalu popular untuk publik Surabaya. Demikian halnya dengan pengalamannya di dunia politik atau birokrasi.

“Memang nama Fuad hanya dikenal di kalangan Karang Taruna saja. Selebihnya tidak ada. Barangkali Fuad hanya mengadu keberuntungan seperti halnya putera Presiden Jokowi, Gibran,” tegas Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB) Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Selasa (18/8/2020).

Dia juga menilai bahwa, ada dua hal yang menjadi nilai lebih dari sosok Fuad. Pertama berasal dari kalangan milenial. Kedua, putera dari Risma, sapaan lekat Walikota Surabaya Tri Rismaharini.

Seperti diketahui sampai saat ini PDIP belum menurunkan rekomendasi untuk Cawali Surabaya. Karenanya momen ini dimanfaatkan oleh Fuad Benardi yang juga putera sulung Risma untuk tampil ke permukaan. Meski sudah ada nama sebelumnya yakni Whisnu Sakti yang juga Wawali Surabaya serta Eri Cahyadi.

Sebelumnya nama mantan Ketua DPRD Surabaya Ir Armudji juga ikut meramaikan, namun belakangan dalam jumpa pers dengan wartawan mengatakan mundur dari pencalonan karena merasa dijegal. cty