Maksimalkan Deteksi Virus Corona, Pemkot Blitar Beli Alat PCR

Ilustrasi alat PCR.

BLITAR (global-news.co.id) – Pemkot Blitar menggelontorkan dana sekitar Rp 1 miliar untuk membeli alat Polymerase Chain Reaction (PCR) supaya lebih maksimal mendeteksi penyebaran virus corona (COVID-19). Adanya alat PCR akan membuat pemeriksaan pasien diduga COVID-19 menjadi lebih cepat.
Direktur RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar dr Ramiadji mengungkapkan, alat PCR dibutuhkan untuk percepatan proses Tracing, Testing dan Treatment atau 3T.
Alat ini sangat dibutuhkan khususnya untuk mendeteksi pasien terkonfirmasi positif tanpa gejala. Diperkirakan alat PCR akan tiba di Kota Blitar dalam waktu tidak lama lagi.
“PCR ini alat yang sangat kita butuhkan dalam rangka percepatan penanganan pasien atau orang yang diduga terpapar COVID-19,” ucap Ramiadji,  Kamis (27/8/2020).
Karena, lanjutnya, jika harus menunggu hasil pemeriksaan dari Surabaya, membutuhkan waktu yang lama. “Dengan PCR, hasil pemeriksaan bisa kita ketahui hanya dalam waktu 3 jam saja lebih singkat lagi hanya 1 jam,” ujarnya.
Lebih dalam Ramiadji menjamin keakuratan alat PCR yang akan hadir di RSUD Mardi Waluyo.
“Pemeriksaan melalui PCR akan lebih akurat dibandingkan dengan rapid test. Saat ini rapid test sudah mulai ditinggalkan karena sifatnya hanya sebagai screening awal. Agar penanganan COVID-19 lebih cepat maka jelas kita butuh alat PCR,” pungkasnya. tut