Hasil Swab Keluar, Cak Nur Positif COVID-19

Plt Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifudin

SURABAYA (global-news.co.id) – Penyebab  meninggalnya Plt Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifudin atau Cak Nur akhirnya terkuak. Politisi PKB ini positif COVID-19.
Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo dr Syaf Satyawarman membenarkan jika almarhum terpapar COVID-19.
dr Syaf menuturkan, sekitar 10 hari lalu, saat Cak Nur sakit, dia sudah curiga beliau terpapar COVID-19. Karena itu dia menyarankan untuk melakukan tes swab. Namun Cak Nur tidak berkenan untuk diswab karena tidak merasakan gejala apapun
“Ketika ditelepon ajudan, kondisi beliau semakin lemah dan sudah tak mau makan tadi pagi, saya mulai khawatir.  Sebelumnya memang beliau tak ada gejala, tapi akhir-akhir ini sudah ada sesak nafas, batuk dan demam. Hasil swabnya baru keluar hari ini dan positif COVID-19” jelasnya, Sabtu (21/8/2020).
Plt Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin meninggal dunia, Sabtu (21/8/2020) sekitar pukul 15.00.
Jenazah Cak Nur dari RSUD Sidoarjo rencananya akan dibawa ke Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo untuk disalati dan diberi penghormatan terakhir. Jenazah rencananya akan dimakamkan di kampung halaman Nur, di Desa Janti, Kecamatan Waru Sidoarjo.
Nur Ahmad Syaifudin menjadi Plt Bupati Sidoarjo setelah bupati sebelumnya Saiful Ilah, terjerat kasus korupsi dan tertangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Saiful Ilah ditangkap bersama sejumlah pejabat dan pihak swasta. Setelah proses pemeriksaan, Saiful Ilah kemudian ditetapkan sebagai tersangka.
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa resmi menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sidoarjo pada Selasa 14 Januari 2020 lalu setelah dilantik oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Pelantikan dilaksanakan di Gedung Negara Grahadi Surabaya. pur