Makam Mbah Gitik Membutuhkan Uluran Tangan Pemkab Banyuwangi, Sering Didatangi Peziarah

BANYUWANGI (global-news.co.id) – Hingga saat ini makam Mbah Gitik yang bertempat di Dusun Kedawung, Desa Sraten, Kecamatan Cluring sering didatangi peziarah dan sejumlah pelaku spiritual.
Juru kunci makam, Dhiren saat ditemui mengatakan bahwa tempat makam Mbah Gitik ini seringkali didatangi peziarah.
Sejumlah peziarah tersebut tidak hanya datang dari wilayah Kabupaten Banyuwangi saja, melainkan dari luar kota.
” Hampir setiap hari ada peziarah yang datang ke tempat ini. Apalagi disaat mendekati bulan suro, banyak yang datang hingga ada peziarah menginap di tempat ini. Walau kondisi sederhana, setidaknya patut untuk dilestarikan. Sosok Mbah Gitik sudah banyak warga masyarakat yang mengetahui bahwa beliaunya ada kedekatan disaat era Prabu Tawangalun dan banyak tradisi serta budaya yang terdahulu untuk tetap dilestarikan. Namun, kesemuanya ini membutuhkan dukungan semua pihak,”ungkapnya Selasa 14 Juli 2020.
Ditambahkannya, semoga kedepan Pemerintah Kabupaten dalam hal ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi memberikan support untuk tetap dilestarikan guna nguri – nguri budaya di Banyuwangi secara umum.(tyo)