Kemlu Sebut 1.163 WNI di Luar Negeri Terinfeksi COVID-19

Total WNI yang terinfeksi COVID-19 di luar negeri sebanyak 1.163 orang dan 86 WNI telah meninggal dunia akibat virus tersebut.

JAKARTA (global-news.co.id) — Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyatakan 770 Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri, telah sembuh dari virus Corona (COVID-19).
Sedangkan total WNI yang terinfeksi COVID-19 di luar negeri sebanyak 1.163 orang dan 86 WNI telah meninggal dunia akibat virus tersebut.
Hal itu disampaikan Kemlu  melalui akun Twitter resminya, @Kemlu_RI, pada Sabtu (11/7/2020).
“Total WNI terkonfirmasi COVID-19 di luar negeri adalah 1.163 orang, dan 307 dalam perawatan,” tulis Kemlu.
Selain itu, ada penambahan 1 WNI sembuh berada di Kuwait. Sementara, terdapat juga 2 WNI yang meninggal di Arab Saudi.
Selain itu,  ada penambahan 5 WNI terkonfirmasi positif COVID-19. Rinciannya, WNI tersebut tersebar di Mesir, Hong Kong (RRT), Amerika Serikat, Arab Saudi dan Qatar.
Sebelumnya, Kemlu menyatakan 124.193 Warga Negara Indonesia (WNI), telah kembali ke Tanah Air dalam rentang waktu 18 Maret hingga 8 Juli 2020.
Penyebabnya yakni aturan pembatasan pergerakan, dan perjalanan di berbagai negara akibat pandemi COVID-19.
“Bertambah 2.555 orang dibandingkan angka seminggu sebelumnya, atau meningkat 2,1 persen,” kata Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi.
WNI yang kembali didominasi dari Malaysia dengan jumlah 88.710 orang.
Namun, menurut Retno, rata-rata mingguan jumlah WNI yang kembali dari Malaysia telah menurun dari angka 2.500 orang ke 1.600 orang menyusul keputusan pemerintah setempat untuk melonggarkan perintah pembatasan pergerakan per 10 Juni 2020.  dja, wah, inf

Rincian kasus WNI positif corona di luar negeri:

1. Amerika Serikat: 82 WNI (59 sembuh, 7 stabil, 16 meninggal)
2. Arab Saudi: 174 WNI (52 sembuh, 79 stabil, 43 meninggal)
3. Australia: 2 WNI (stabil)
4. Bahrain: 1 WNI (sembuh)
5. Bangladesh: 1 WNI (stabil)
6. Belanda: 8 WNI (3 sembuh, 1 stabil, 4 meninggal)
7. Belgia: 3 WNI (2 sembuh, 1 stabil)
8. Brunei Darussalam: 5 WNI (sembuh)
9. Chile: 1 WNI (stabil)
10. Ekuador: 1 WNI (sembuh)
11. Ethiopia: 1 WNI (sembuh)
12. Filipina: 2 WNI (1 sembuh, 1 stabil)
13. Finlandia: 1 WNI (sembuh)
14. Hong Kong (RRT): 3 WNI (stabil)
15. India: 75 WNI (sembuh)
16. Inggris: 20 WNI (17 sembuh, 3 meninggal)
17. Irlandia: 1 WNI (sembuh)
18. Italia: 3 WNI (sembuh)
19. Jepang : 2 WNI (sembuh)
20. Jerman: 12 WNI (7 sembuh, 4 stabil, 1 meninggal)
21. Kamboja: 3 WNI (2 sembuh, 1 stabil)
22. Kanada: 4 WNI (stabil)
23. Maladewa: 1 WNI (stabil)
24. Makedonia Utara: 1 WNI (stabil)
25. Meksiko: 2 WNI (1 sembuh, 1 stabil)
26. Mesir: 2 WNI (stabil)
27. Kazakhstan: 1 WNI (sembuh)
28. Korea Selatan: 8 WNI (5 sembuh, 3 stabil)
29. Kuwait: 96 WNI (84 sembuh, 9 stabil, 3 meninggal)
30. Makau (Cina): 3 WNI (sembuh)
31. Malaysia: 167 WNI (47 sembuh, 118 stabil, 2 meninggal)
32. Oman: 2 WNI (1 sembuh; 1 stabil)
33. Pakistan: 33 WNI (32 sembuh, 1 stabil)
34. Prancis: 4 WNI (3 sembuh, 1 stabil)
35. UEA: 55 WNI (45 sembuh, 5 stabil, dan 5 meninggal)
36. Qatar: 98 WNI (68 sembuh, 29 stabil, 1 meninggal)
37. Rusia: 19 WNI (sembuh)
38. Singapura: 57 WNI (47 sembuh, 8 stabil, 2 meninggal)
39. Spanyol: 13 WNI (sembuh)
40. Swedia: 1 WNI (stabil)
41. Taiwan: 3 WNI (sembuh)
42. Thailand: 1 WNI (sembuh)
43. Turki: 2 WNI (1 sembuh, 1 meninggal)
44. Vatikan: 8 WNI (sembuh)
45. Vietnam: 1 WNI (stabil)
46. Kapal pesiar: 180 WNI (154 sembuh, 21 stabil, 5 meninggal)