Jumlah Positif COVID-19 Tinggi, Jatim Justru Menang Lomba New Normal

Mendagri Tito Karnavian saat menyerahkan penghargaan kepada Gubernur Khofifah Indar Parawansa atas prestasi Jatim sebagai juara pertama dalam kategori tata normal baru sektor pasar modern. Selain itu Jatim juga juara dua di kategori sektor tempat wisata. Dengan raihan tersebut, Jatim dapat total dana insentif daerah sebesar Rp 5 miliar.

JAKARTA (global-news.co.id) – Provinsi Jatim menjadi salah satu pemenang lomba inovasi tatanan normal baru (new normal) yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Padahal, saat ini jumlah kasus positif COVID-19 di Jatim tertinggi nomor dua di Indonesia yaitu mencapai lebih 9.500 kasus.
Jatim dinobatkan sebagai juara pertama dalam kategori tata normal baru sektor pasar modern. Kemudian juara dua di kategori sektor tempat wisata. Dengan raihan tersebut, Jatim dapat dana insentif daerah sebesar Rp 5 miliar.
“Soal penghargaan yang kita dapat sesungguhnya ini inisiasi baru pada saat kita harus melakukan operasi pasar,” kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Senin (22/6/2020).
Dia mengatakan bahwa pihaknya menyulap Gedung JX International (Jatim Expo) untuk dijadikan lumbung pangan. Di mana di gedung tersebut diatur jaga jarak dengan sangat ketat. Kemudian protokol kesehatan juga disiapkan dengan ketat. Bahkan di pasar tersebut melayani pembelian secara online hingga drive thru. “Jadi, bukan karena menuju new normal. Tetapi dari awal kita sudah menyiapkan protokol kesehatan,” ujarnya.
Sementara itu beberapa sektor pariwisata di Jatim juga akan dibuka dengan pembatasan tertentu. Misalnya di Malang akan dibuka untuk kebun binatangnya. “Tapi saya meminta yang potensi berkerumun ada di lokasi souvenir dan pada saat selesai di Zoo, hal yang memungkinkan orang berkerumun itulah yang perlu diantisipasi,” ujarnya.
Ditanyakan hadiahnya akan digunakan untuk apa, Khofifah mengatakan akan digunakan untuk pelayanan COVID-19. Terutama persiapan normal baru. “Saya rasa semua disiapkan pada sisi new normal. Cukup banyak usulan bahwa lumbung pangan dilanjutkan,” tandasnya.

Alasan DKI Jakarta Tak Dapat
Provinsi DKI Jakarta dan Jatim merupakan dua provinsi dengan kasus positif COVID-19 tertinggi di Indonesia. Namun berbeda dengan Jatim, DKI Jakarta tidak berhasil memenangkan lomba tatanan normal baru yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Sedangkan Jatim berhasil menyabet dua kemenangan yakni peringkat pertama di sektor pasar modern dan peringkat kedua di sektor pariwisata. Jatim memboyong hadiah berupa Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp 5 miliar.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan, sosialisasi normal baru sudah dilakukan Pemerintah DKI Jakarta. Namun, masih ada yang harus diperhatikan hal lain juga. “Saya kira DKI juga sudah banyak, aktif untuk menyosialisasikan tentang new normal. Tapi ya kita melihat, kita mewaspadai agar jangan sampai nanti masyarakat dengan adanya new normal, semua sudah dianggap selesai. Masalah pandemi selesai dan semua sudah boleh buka, padahal tidak,” katanya, Senin (22/6/2020).
Tito juga sempat menyinggung Car Free Day (CFD) pada hari Minggu lalu di Jakarta. Di mana banyak orang yang berkerumun. “Seperti misalnya tadi sudah diskusi dengan kepala gugus tugas dan menkes soal CFD yang dibuka. Kita lihat masyarakat ada yang belum siap. Masih ada penumpukan, saya kira ini harus disosialisasikan secara intens,” katanya.
Pada kesempatan itu, sebanyak 84 pemenang yang terdiri dari 49 pemda memenangkan lomba dengan total hadiah Rp 168 miliar. dja, wah, ndo, ins

Peringkat Provinsi Jatim dan Kab/Kota di Jatim yang menerima penghargaan Inovasi Daerah dalam tatanan new normal :⁣

Provinsi Jatim⁣
1. Peringkat 1 sektor pasar modern ⁣
2. Peringkat 2 sektor tempat wisata ⁣

Trenggalek⁣
1. Peringkat 1 sektor PTSP ⁣
2. Peringkat 1 sektor Hotel ⁣
3. Peringkat 1 sektor  Restoran ⁣
4. Peringkat 3 sektor Wisata ⁣

Lumajang⁣
1. Peringkat 3 sektor Restoran ⁣
2. Peringkat 2 sektor Pasar Tradisonal ⁣

Tulungagung⁣
Peringkat 3 sektor pasar modern ⁣

Situbondo⁣
Peringkat 3 sektor PTSP ⁣

Surabaya⁣
1. Peringkat 2 sektor Hotel ⁣
2. Peringkat 3 sektor PTSP