Hingga 21 Juli, Belanja di Lumbung Pangan Jatim Kini Bisa Lewat WA

Program Lumbung Pangan Jatim kini bisa dipesan melalui sistem bayar di tempat atau cash on delivery (COD) lewat platform aplikasi chatting WhatsApp (WA).

SURABAYA (global-news.co.id) – Program Lumbung Pangan Jatim kini bisa dipesan melalui sistem bayar di tempat atau cash on delivery (COD) lewat platform aplikasi chatting WhatsApp (WA). Sebelumnya, komoditas pangan di Lumbung Pangan Jatim hanya bisa dipesan online lewat website dan bebas ongkos kirim (ongkir).
Layanan belanja bayar di tempat tersebut bisa dinikmati warga Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik dengan tanpa biaya kirim atau free ongkir. Dengan begitu masyarakat yang belum terbiasa menggunakan sistem cashless lewat transfer bank atau tidak memiliki rekening bank maupun e-money, tetap bisa mengakses sembako di Lumbung Pangan Jatim.
“Setelah sistem disusun, maka mulai hari ini masyarakat Surabaya Raya sudah bisa belanja sembako murah, dengan sistem bayar di tempat atau COD dan pesannya cukup lewat platform WA,” kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Sabtu (6/6/2020).
Pemesanan lewat WA bisa diakses warga Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, dan Kabupaten Gresik di nomor 0811 334 0033. Pemesanan bisa dilakukan setiap hari pada jam kerja mulai pukul 09.00  hingga pukul 16.00.  Begitu mengakses atau mengirim pesan ke nomor tersebut maka sistem customer service akan memberikan panduan pada calon pembeli.
Dalam pemesanan, calon pembeli akan dimintai konfirmasi dan juga identitas berupa KTP. Semua pemesanan COD akan langsung diproses di hari yang sama namun untuk pengiriman akan dilakukan di hari berikutnya. Lewat nomor yang sama pembeli akan dikonfirmasi waktu pengirimannya.
“Sama seperti pesan lewat website, COD ini juga free ongkir. Kita memberikan subsidi untuk pengiriman sembako murah yang dibeli di Lumbung Pangan Jatim,” kata Khofifah.
Syarat yang diberlakukan dalam sistem pembelian COD adalah minimal pembelian sembako adalah Rp 60.000. Sedangkan berat belanjaan maksimalnya adalah 20 kilogram (kg). Sejauh ini di masa uji coba, sudah ada lebih dari 30 pelanggan yang dilayani via COD. Lumbung Pangan Jatim akan terus dibuka hingga 21 Juli 2020 mendatang.
“Kami berharap lewat sistem COD lewat WA ini, ibu-ibu dan masyarakat bisa terbantu untuk mengakses sembako murah yang harganya jauh di bawah harga pasar,” pungkasnya.
Lumbung Pangan Jatim dibuka sejak dibuka 21 April 2020. Komoditas yang dijual berupa aneka sembako yang harganya di bawah harga pasar. Mulai beras, telur ayam, minyak goreng, mi instan, gula, daging ayam siap olah, kecap, daging ikan fillet, dan banyak lagi.
Pemesanan via website https://lumbungpanganjatim.com/ bisa dilakukan 24 jam. Pemesanan via website bisa dilakukan dan diantar menggunakan ojek online serta PT Pos dan free ongkir. Pembayaran bisa melalui virtual account Bank Jatim, Bank Mandiri, BNI, Permata Bank dan juga Go Pay. Hingga 5 Juni 2020, tercatat total transaksi penjualan dari Lumbung Pangan Jatim mencapai Rp 5,41 miliar. tis