30 Juni: Tambah 389, Positif COVID -19 di Jatim 12.118 Orang dan 928 Meninggal

Update kasus corona di Jatim hingga 30 Juni 2020.

Update sebaran kasus corona di Jatim hingga 30 Juni 2020.

Update sebaran kasus corona di Jatim hingga 30 Juni 2020.

SURABAYA (global-news.co.id) — Pasien COVID-19 masih bertambah di Jawa Timur. Pada 30 Juni 2020, tercatat tambahan pasien baru sebanyak 389 orang.
Tambahan pasien COVID-19 itu membuat total pasien COVID-19 di Jawa Timur hingga 30 Juni 2020 mencapai 12.118 orang.
Pasien baru COVID-19 terbanyak dari Surabaya. Ada tambahan pasien sebanyak 210 orang sehingga total pasien positif  COVID-19 di Surabaya mencapai 5.815 orang.
Pasien sembuh dari COVID-19 di Surabaya bertambah 111 orang sehingga menjadi 2.425 orang. Di satu sisi, pasien meninggal bertambah 20 orang menjadi 454 orang di Surabaya. Demikian data Dinas Kominfo yang diunggah di instagram @jatimpemprov, Selasa, (30/6/2020).
Sementara itu, pasien baru COVID-19 bertambah 56 orang di Sidoarjo, Kabupaten Gresik bertambah 35 orang, Kabupaten Mojokerto sebanyak 30 orang. Lalu di Kabupaten Bangkalan sebanyak 15 orang, Kabupaten Pasuruan sebanyak delapan orang, dan Kota Mojokerto sebanyak tujuh orang.
Selanjutnya Kota Malang dan Kabupaten Pamekasan, mencatatkan tambahan pasien baru COVID-19 sebanyak enam orang. Kabupaten Ngawi tiga orang. Kemudian Kabupaten Jombang, Kabupaten Malang, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Trenggalek masing-masing dua orang.
Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Sampang, Kabupaten Lumajang, Kota Probolinggo, dan Kota Blitar masing-masing satu orang.
Pasien sembuh dari COVID-19 juga bertambah. Sebanyak 187 pasien sembuh dari  COVID-19 di Jawa Timur sehingga total menjadi 4.199 orang. Di satu sisi, pasien meninggal karena  COVID-19 bertambah 33 orang menjadi 928 orang.
Sedangkan Orang dalam pemantauan (ODP) mencapai 29.649 orang dengan rincian dipantau sebanyak 5.154 orang, selesai dipantau 24.324 orang dan meninggal 171 orang.
Sementara itu, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 10.702 orang dengan rincian pengawasan mencapai 4.538 orang, selesai diawasi sebanyak 4.912 orang dan meninggal mencapai 1.252 orang.
Secara nasional kasus positif  COVID-19 di Indonesia pada 30 Juni 2020 pukul 12.00 mengalami penambahan sebanyak 1.293 pasien. Sehingga jumlah total positif corona hingga 30 Juni 2020 sebanyak 56.385 orang, sembuh 24.806 orang dan 2.876 meninggal dunia.
“Kasus konfirmasi positif sebanyak 1.293 sehingga total akumulasi kasus positif kita menjadi 56.385 orang,” ungkap Juru Bicara Pemerintah Penanganan Virus Corona (COVID-19) Achmad Yurianto di Media Center Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan COVID-19 Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Selasa (30/6/2020).Melihat sebaran kasus, Jawa Timur menambahkan kasus baru 331 orang namun melaporkan 121 orang sembuh.
Berdasarkan laporan media harian COVID-19 pada 30 Juni 2020 hingga pukul 12.00, pasien sembuh dari COVID-19 di Jawa Timur bertambah 121 orang sehingga total menjadi 4.012 orang. Di satu sisi pasien meninggal karena COVID-19 bertambah 30 orang sehingga total menjadi 893 orang.
Yurianto menambahkan, DKI Jakarta mencatat 193 kasus baru positif  COVID-19 dan 394 sembuh, Jawa Tengah melaporkan 153 kasus dan 50 sembuh. Kalimantan Selatan mencatat 106 kasus baru dan 38 sembuh, Sulawesi Selatan melaporkan 89 kasus baru dan 69 sembuh.
“19 provinsi laporkan kasus di bawah 10, sementara 7 provinsk melaporkan tak ada penambahan kasus baru. Yakni Bangka Belitung, Bengkulu, Jambi, Kalimantan Barat, Kepulauan Riau dan NTT,” ujar dia.
Ia menuturkan, pasien sembuh dari COVID-19 sudah cukup banyak di sejumlah provinsi. Bahkan lebih dari 80 persen sembuh.
“NTB 81,1 persen sembuh, Kalimantan Timur 73,7 persen, DI Yogyakarta 85,3 persen sembuh, Gorontalo 80,2 persen, Sulawesi Selatan 82,3 persen, Kalimantan Utara 73,5 persen sembuh, Lampung 79,3 persen,” ujar dia.
Ia menambahkan, Sulawesi Barat sebanyak 72,8 persen, Bangka Belitung 86,8 persen, Bengkulu 71,2 persen, Kalimantan Barat sebanyak 81,9 persen, Kepulauan Riau 81,6 persen, Riau 73,5 persen.
“Angka persentase global di tingkat dunia 50,3 persen. Artinya begitu banyak provinsi angka kesembuhan capai 80 persen, tercatat pada hari ini 1.006 orang sehingga akumulasi 24.806 orang,” tutur dia. dja, wah