19 Juni: Tambah 1.041 Kasus, Positif COVID-19 di Indonesia 43.803 Orang, 2.373 Meninggal

Update kasus corona di Indonesia hingga 19 Juni 2020.

JAKARTA (global-news.co.id) — Kasus positif virus corona baru, COVID-19 di Indonesia hingga 19 Juni 2020 pukul 12.00 mengalami penambahan sebanyak 1.041 pasien. Sehingga jumlah positif corona sebanyak 43.803 orang, sembuh 17.349 orang dan 2.373 meninggal dunia.
“Kasus konfirmasi positif sebanyak 1.041 sehingga total akumulasi kasus positif kita menjadi 43.803 orang,” ungkap Juru Bicara Pemerintah Penanganan virus Corona (COVID-19) Achmad Yurianto di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Jumat (19/6/2020).
Dari penambahan kasus sebanyak 1.041 orang tersebut ada lima provinsi yang tercatat dengan penambahan kasus tertinggi. Kini, Sulawesi Selatan menjadi provinsi dengan penambahan tertinggi sebanyak 207 kasus.
“Kalau kita lihat distribusi dari kasus positif yang kita laporkan hari ini Sulawesi Selatan melaporkan 207 kasus konfirmasi baru dan 43 kasus sembuh. DKI Jakarta 141 kasus baru dan 126 sembuh. Jawa Timur 140 kasus baru dan 103 sembuh. Sumatera Selatan 84 kasus baru dan 31 sembuh. Bali 81 kasus baru dan 13 sembuh,” ungkap Yuri.
Sementara itu, Yuri mengatakan sebanyak 19 provinsi melaporkan penambahan di bawah 10 kasus. Dan 6 provinsi yang hari ini melaporkan tidak ada penambahan kasus baru. “Namun kalau kita lihat perbandingan antara kasus baru dengan kasus sembuh yang dilaporkan cukup signifikan,” katanya.
Beberapa provinsi yang melaporkan kasus sembuh lebih banyak yakni pertama Nusa Tenggara Barat hari ini melaporkan 14 kasus baru, namun 19 sembuh. Maluku 7 kasus baru dan 23 sembuh. Gorontalo 6 kasus baru 35 sembuh. Sumatera Barat 4 kasus baru 11 sembuh. Papua Barat 3 kasus baru dan 8 sembuh. Yogyakarta 1 kasus baru 7 sembuh.
Selain itu, Bangka Belitung tidak ada penambahan kasus dilaporkan 6 kasus sembuh. Kepulauan Riau dilaporkan tidak ada kasus baru dan 5 sembuh. “Sehingga kasus sembuh yang kita dapatkan pada hari ini adalah sebanyak 551 orang. Akumulasinya menjadi 17.349 orang kasus,” jelas Yuri.
Yuri menjelaskan akumulasi data kasus positif COVID-19 hari ini diambil dari hasil uji pemeriksaan spesimen sebanyak sebanyak 20.717 sampel. Sehingga jumlah spesimen yang telah diperiksa sebanyak 601.239 sampel yang dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) maupun Tes Cepat Molekuler di Laboratorium jejaring Kementerian Kesehatan.
“Hari ini kita telah melakukan pemeriksaan spesimen sebanyak 20.717 Sehingga jumlah spesimen yang telah diperiksa sebanyak 601.239 sampel yang diperiksa melalui tes PCR maupun TCM di seluruh laboratorium jejaring,” jelas Yuri.
Yuri mengatakan, saat ini pasien yang sembuh bertambah 551 orang sehingga akumulasinya menjadi 17.349 orang. “Kemudian kasus sembuh 551 orang sehingga total menjadi 17.349 orang,” ucapnya.
Sementara itu, kasus meninggal bertambah 34 orang sehingga akumulasinya menjadi 2.339 orang. “Kasus meninggal 34 orang sehingga total menjadi 2.339 orang,” tambah Yuri.
Saat ini kata Yuri, kasus positif tersebar di 435 kabupaten/kota seluruh provinsi di Tanah Air. “Telah 435 kabupaten/kota yang terdampak dari COVID-19 ini di 34 provinsi,” ujarnya.
Selain itu, kasus Orang Dalam Pemantauan sebanyak 36.464 orang. Sementara itu, Pasien Dalam Pengawasan sebanyak 13.211 orang. ejo, wah