16 Provinsi Tunjukkan Penurunan Kasus COVID-19

Plt Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Safrizal ZA

JAKARTA (global-news.co.id)  – Ada 16 provinsi yang saat ini menunjukkan tren penurunan potensi penularan kasus COVID-19 dengan merujuk pada angka penularan atau R0. Semakin tinggi angka R0 maka menunjukkan lokasi tersebut masih tinggi potensi penularan COVID-19 dan sebaliknya.
Data tersebut dipaparkan oleh Plt Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Safrizal ZA dalam konferensi pers di Graha BNPB Jakarta, Jumat (5/6/2020).
Safrizal mengatakan 16 provinsi tersebut kini menunjukkan angka R0 di bawah satu berdasarkan kajian epidemiologi.
“Jumlah kasus yang semakin lama semakin menurun tergambar di 16 provinsi yaitu Aceh, Riau, Sumatera Selatan, Jambi, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Banten, NTT, Kalimantan Timur, Kalimatan Utara, Sulewesi Tengah, dan Sulewesi Selatan, serta Sulawesi Tenggara,” kata Safrizal.
Sementara itu menurutnya ada 18 provinsi yang angka penularan COVID-19 masih di atas satu. Artinya satu orang yang positif COVID-19 bisa menularkan lebih dari satu orang lain.
“Di antaranya Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Jawa Timur, Bali, NTB, Kalimatan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat,” ujarnya.
Sebelumnya, Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mengumumkan penambahan 703 pasien positif COVID-19 hari ini, Jumat (5/6/2020). Jumlah total pasien positif di seluruh Indonesia kini menjadi 29.521 orang.
Data itu disampaikan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB Jakarta. Jumlah total pasien positif COVID-19 itu didapat setelah dilakukan pemeriksaan terhadap 380.973 spesimen.
“Ada penambahan kasus konfirmasi positif COVID-19 sebanyak 703 hari ini sehingga jumlah total menjadi 29.521 orang,” kata Yuri. wah, ine