Universitas Singapura Prediksi Wabah COVID-19 di Indonesia Baru Akan Berakhir September

Penelitian yang dilakukan oleh Singapore University of Techlogy and Design (SUTD) mengungkapkan, wabah virus corona baru (COVID-19) di Indonesia baru bisa berakhir pada September 2020.

JAKARTA (global-news.co.id) — Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Singapore University of Techlogy and Design (SUTD) mengungkapkan, wabah virus corona baru (COVID-19) di Indonesia baru bisa berakhir pada September 2020.

Sebelumnya, SUTD juga pernah melakukan penerlitian serupa pada Sabtu (25/4/2020) lalu, di mana prediksi menunjukkan wabah COVID-19 di Indonesia baru akan berakhir pada 6 Juni. Meski hasil penelitian ini sempat dipertanyakan para peneliti di Indonesia.

Namun, pada Minggu (3/5/2020) atau sepekan kemudian, prediksi tersebut berubah. Akhir wabah COVID-19 di Indonesia diperkirakan baru akan berakhir  23 September.

Hasil penelitian tersebut dapat dilihat dari laman situs SUTD dengan tajuk “When Will Covid-19 End”.
Dari situs tersebut, SUTD mengungkapkan, penelitian dilakukan menggunakan Artificial Intelligence (AI) dengan model susceptible-infected-recovered (SIR). Dengan begitu, data diperbarui setiap harinya sehingga prediksi pun akan berbeda sesuai dengan kurva siklus.
Ada pun data terkait kasus COVID-19 di berbagai negara, termasuk Indonesia diambil dari Our World in Data.
“Prediksi yang terus diperbarui dengan data terbaru diharapkan akan berubah sebagai hasil dari perubahan dalam skenario dunia nyata dari waktu ke waktu,” ujar SUTD dalam situsnya saat dilihat Selasa (5/5/2020).
Dari data tersebut, SUTD juga memperkirakan, pandemik COVID-19 di dunia baru akan berakhir pada 14 Desember 2020.
Singapura sendiri diperkirakan akan mengakhiri krisis COVID-19 nya pada 12 Juni 2020, jauh lebih cepat dari Indonesia. Menyusul Malaysia pada 16 Juli 2020.
Amerika Serikat yang saat ini memiliki jumlah kasus infeksi COVID-19 terbanyak diprediksi akan mengakhiri wabah pada 1 Oktober 2020. Beberapa negara di Eropa seperti Italia, Spanyol, dan Inggris diprediksi mengakhiri wabah lebih cepat, yaitu sekitar September. wah, rmo