Puti Guntur Soekarno Salurkan APD COVID-19 untuk 2 RS di Surabaya

Istimewa
Puti Guntur Soekarno saat melakukan teleconference di sela menyalurkan Alat Pelindung Diri (APD) ke RS Unair dan RSI Jemursari Surabaya, Sabtu (16/5/2020).

SURABAYA (global-news.co.id) – Gelombang bantuan bagi petugas medis garda terdepan penanganan pandemi COVID-19 terus mengalir. Kali ini datang dari anggota Komisi X DPR Puti Guntur Soekarno.
Cucu Soekarno ini secara khusus menyalurkan Alat Pelindung Diri (APD) ke Rumah Sakit (RS) Unair dan Rumah Sakit Islam (RSI) Jemursari Surabaya, Sabtu (16/5/2020).
Bantuan ini terdiri dari 150 pasang APD dengan jenis Gown Cover All, Sepatu Booth, Masker N95 dan Sarung Tangan Steril untuk RS Unair dan 100 pasang APD dengan jenis yang sama untuk RSI Jemursari Surabaya.
Bantuan dari Politisi PDI Perjuangan yang akrab disapa Mbak Puti ini diterima langsung Direktur RS Unair Prof Nasronudin, bersama jajaran manajemen, dan perwakilan RSI Jemursari di ruang pertemuan RS Unair Surabaya.
“Ada 150 pasang APD yang kami salurkan ke Unair dan 100 pasang APD ke RSI Jemursari. Mbak Puti (Puti Guntur Soekarno) ingin penyaluran tepat sasaran,” kata Staf TA Puti Guntur Soekarno di RS Unair Surabaya, Aliyuddin.
Ali menjelaskan, sejumlah APD ini merupakan sumbangan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI hasil dari dorongan Puti untuk disalurkan kepada RS Unair dan RSI Jemursari.
Sumbangan alat kesehatan ini akan mendorong dokter dan petugas kesehatan untuk lebih semangat dalam menolong penderita COVID-19.
Anggota Komisi X DPR Puti Guntur Soekarno melalui teleconference dengan jajaran manajemen RS Unair dan RSI Jemursari meminta supaya dokter dan petugas kesehatan menjaga semangat dalam bekerja.
”Saya mendorong pemerintah untuk memperhatikan rumah sakit yang serius memperhatikan pasien-pasien COVID-19,” kata dia.
Menurut Mbak Puti, adanya pandemi wabah corona belum diketahui sampai kapan akan berakhir. Namun dia berharap dokter dan petugas kesehatan menjaga semangatnya.
“Kami di DPR akan mendorong pemerintah untuk memperhatikan rumah sakit yang peduli wabah ini,” kata Alumnus FISIP Universitas Indonesia ini.
Selain itu, pihaknya meminta pemerintah untuk mengalokasikan anggaran dalam meningkatkan riset dan pengembangan penanganan COVID-19.
“Pemerintahan Pak Jokowi ini fokus pada pengembangan riset. Kami akan mendorong pemerintah untuk memperhatikan riset yang telah dilakukan,” kata Mbak Puti.
Terpisah, Direktur RS Unair, Prof Nasronudin, mengaku sangat senang dengan penyaluran sumbangan APD ke tempatnya. Menurut dia, sumbangan ini sangat berarti karena dokter dan petugas kesehatan sangat membutuhkan untuk melayani pasien-pasien yang terkena COVID-19.
“Kami berterimakasih ke Komisi X melalui Mbak Puti yang telah menyalurkan APD. Tanpa campurtangan beliau, belum tentu sumbangan ini bisa cepat sampai disini (RS Unair),” kata dia.
Nasron berharap DPR mendorong pemerintah untuk lebih memperhatikan RS-RS yang terlibat menangani pasien COVID-19. Bahkan, jika dibutuhkan RS-RS yang menangani COVID-19 bisa di fasilitasi untuk memakai robot dalam penanganannya. “Kami sudah menggunakan robot dalam penanganan pasien. Kami mendorong pemerintah untuk memfasilitasi RS lain juga menggunakan robot untuk menangani pasien COVID-19,” pungkasnya. tri, pur