Disediakan 12.823 Paket Bantuan PKL, Guru, dan Wartawan Terdampak Corona

 

PAMEKASAN (global-news.co.id) – Setelah beberapa hari sebelumnya Pemkab Pamekasan memberikan bantuan social safety nett kepada beberapa kluster terdampak Covid 19, selanjutnya Pemkab mulai Rabu (6/5/2020) hari ini akan melanjutkan memberikan bantuan khusus untuk kluster PKL.

Terdapat 1.823 PKL yang akan segera menerima bantuan bantalan sosial tersebut.  Bupati Pamekasan Badrut Tamam mengatakan para kluster penerima bantuan sebelumnya terdiri kalangan seniman  terdampak Covid 19 dan masyarakat umum yang penghasilannya rentan miskin. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Wakil Bupati Pamekasan Raja’e di Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dan Dinas Sosial Pamekasan.

Bantuan untuk para seniman terdampak Covid 19 sebanyak 190 orang, sedangkan bantuan kepada warga yang penghasilannya rentan miskin diserakan di Kantor Dinas Sosial Pamekasan bekerja sama dengan Forum Becak dan Ojek (Forbek) Pamekasan dengan penerima mencapai 1.200 Kepala Kekuarga (KK) lebih.

“Kemarin kita juga telah menurunkan bantuan untuk forum becak dan ojek. Setelah itu juga kita memberikan bantuan untuk para pelaku seni yang terdampak dari covid-19. Dari 3 kategori ini kita akan terus melanjutkan social safety nett lainnya untuk kategori kategori yang lain,” kata Badrut Tamam saat menggelar Konferensi Pers di Pendopo Ronggosukowati Pamekasan, Selasa (5/5/2020) sore.

Bantuan yang akan diberikan kepada para PKL tersebut, kata Badrut Tamam, berupa bantuan tunai dan sembako. Bantuan uang tunai masing masing penerima sebesar Rp 300 ribu, sedangkan bantuan sembako totalnya senilai Rp 300 ribu. Sehingga totalnya berjumlah Rp 600 ribu.

Data calon penerima bantuan itu sudah valid temasuk alamat rumahnya.Setelah selesai penyerahan bantuan bagi para PKL,  lanjut Badrut Tamam, Pemkab Pamekasan akan segera melanjutkan penyerahan bantuan social safety nett berikutnya kepada tiga kategori, yang kategori guru ngaji, guru non kategori, dan kepada para pekerja media. Penyerahan bantuan kepada tiga kategori ini diupayakan segera dilakukan.

“Dalam waktu satu hari yang bersamaan kita menyerahkan semua bantuan untuk semua kategori. Pemerintah atau gugus tugas berkeyakinan beberapa relawan dan para penggerak cukup untuk bisa menyampaikan beberapa bantuan ini sehingga kita klusterkan masing masing menjadi beberapa kategori yang akan kita serahkan,” jelasnya.

“Di pendopo Ronggosukowati hari ini saja ada sekitar 1.823 paket sembako dan uang tunai untuk PKL dan mulai besok akan bergerak dari sini untuk diantarkan ke rumah rumah. Kita bekerjasama di samping relawan ada satpol PP dan ada TNI dan Polri yang akan menyampaikan ke rumah masing-masing,” imbuhnya.

Badrut Tamam menegaskan jumlah total penerima bantuan dari kategori guru ngaji, guru non kategori dan para pekerja media  berjumlah sekitar 11 ribu orang. Data ini, kata dia, bisa saja terus bergerak dan keseluruhannya itu diberikan kepada seluruh kategori yang terdampak covid-19 disamping juga  beberapa data orang miskin lainnya. (mas)