Dampak Corona, 1.477 ABK Indonesia Dipulangkan dari Jerman

Sebanyak 821 kru kapal Mein Schiff 3 (MS-3) pulang menggunakan tiga pesawat sewaan (charter) yang dibiayai oleh TUI Cruises.

JAKARTA (global-news.co.id) – Indonesia melalui perwakilannya di Jerman berhasil memulangkan 1.062 warganya dalam dua hari terakhir. Mereka adalah para anak buah kapal (ABK) di beberapa perusahaan kapal pesiar.
Adapun di antaranya sebanyak 821 kru kapal Mein Schiff 3 (MS-3) pulang menggunakan tiga pesawat sewaan (charter) yang dibiayai oleh TUI Cruises. Pesawat pertama membawa 295 WNI yang berangkat dari Hamburg, Minggu (10/5/2020) malam.
Esok harinya, pesawat kedua membawa 242 orang dan pesawat ketiga membawa 284 WNI yang berangkat Hamburg. Rencananya, para ABK tersebut akan tiba di Denpasar dan Jakarta pada hari ini.
Selain itu, AIDA Cruises juga menyewakan pesawat untuk para pegawainya asal Indonesia. Pesawat tersebut membawa 241 WNI yang berangkat dari Frankfurt, Senin (11/5/2020) sore dan bakal tiba di Jakarta hari ini.
“Dengan pemulangan melalui empat pesawat tersebut, tercatat 1477 WNI kru kapal pesiar Jerman yang sudah dipulangkan ke Indonesia dalam satu bulan terakhir. Seluruh kru dinyatakan bebas COVID-19 karena telah melakukan tes sebanyak dua kali,” ujar Duta Besar Indonesia untuk Jerman Arif Havas Oegroseno dalam keterangannya melalui Kementerian Luar Negeri, Selasa (11/5/2020).
Pemulangan para kru kapal itu lantaran pandemi COVID-19 sehingga seluruh kapal pesiar di Jerman terpaksa menghentikan operasi pelayarannya sejak pertengahan Maret lalu.
Keputusan itu berdampak terhadap sebagian besar kru yang juga dirumahkan, terutama mereka yang memang sudah atau akan habis masa kontrak kerjanya.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Berlin berkoordinasi dengan Pemerintah Federal Jerman, Pemerintah Negara Bagian dan perusahaan kapal pesiar secara intensif.
Para WNI yang bekerja di kapal pesiar Jerman menyambut baik keputusan perusahaan untuk memulangkan stafnya. Mereka menilai hal tersebut lebih baik dari pada tetap tinggal di tengah laut tanpa kegiatan karena tidak adanya tamu kapal.
Mereka pun yakin setelah kondisi kembali normal akan bisa kembali bekerja di perusahaan tersebut.
Heriyanto, salah satu awak kapal yang dipulangkan, mengaku senang bisa kembali ke Tanah Air. Ia pun berterima kasih atas bantuan perwakilan Indonesia di Jerman, termasuk pihak TUI Cruises.
“Saya bahagia sekali, sebentar lagi saya akan bertemu istri, anak, orangtua dan keluarga lainnya. Saya akan langsung melakukan isolasi mandiri setelah sampai di rumah. Meski saya tahu saya negatif, saya pasti itu harus saya lakukan,” ujar Heriyanto. dja, sin