Corona 5 Mei: 12.071 Orang Positif, 2.197 Sembuh, Meninggal 872

Update corona di Indonesia hingga 5 Mei 2020.

JAKARTA (global-news.co.id) – Jumlah pasien virus corona (COVID-19) kembali bertambah menjadi 12.071 orang. Data tersebut dihimpun Selasa (5/5/2020) pukul 12.00.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan, ada penambahan pasien positif 484 dibandingkan sebelumnya mencapai 11.587 orang. “Pencegahan dan pemberantasan COVID-19 hanya bisa dilaksanakan dengan disiplin yang kuat dan semangat gotong royong yang tinggi,” ujar Yuri dalam konferensi pers di Graha BNPB Jakarta, Selasa (5/5/2020).

Sementara jumlah pasien sembuh sebanyak 2.197 orang. Ada penambahan 243 dibandingkan sebelumnya mencapai 1.954 orang. “Kepedulian kita kepada sesama sangat dibutuhkan dalam kondisi seperti ini. Saling membantu dan mengingatkan agar tidak tertular itu penting,” ucapnya.

Kemudian, pasien yang meninggal dunia mencapai 872 orang. Ada penambahan 8 dibandingkan sebelumnya sebanyak 864 orang. Rasio kematian terhadap jumlah keseluruhan kasus positif COVID-19 di Indonesia sebesar 7,22 persen. “Gunakan masker jika terpaksa keluar rumah dan batasi waktunya. Hindari kerumunan, jangan menaiki kendaraan umum yang penuh sesak. Jangan mudik karena tidak ada yang menjamin dalam perjalanan kita tidak akan tertular,” katanya.

Yuri menambahkan pemerintah telah memeriksa 121.547 spesimen dari 88.924 pasien terduga atau pasien positif COVID-19. Perlu diketahui, seorang pasien terduga atau pasien positif bisa saja menjalani lebih dari satu kali pemeriksaan spesimen untuk memastikan kondisi kesehatannya.

Pemerintah juga merilis perkembangan terkini jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Indonesia. Per Selasa (5/5/2020) ini, jumlah ODP diketahui sebanyak 239.226 orang dan jumlah PDP 26.408 orang.

“Hampir 200 ribu ODP sudah selesai dipantau dan dinyatakan sehat. Sebagian besar PDP di seluruh provinsi juga sudah didapat selesai dipantau dan beberapa ada yang konfirmasi positif,” jelas Yuri.

Untuk kasus sembuh, DKI Jakarta mencatatkan diri sebagai provinsi dengan jumlah kasus sembuh terbanyak yakni 704 pasien. Menyusul Sulawesi Selatan dengan 228 pasien sembuh, Jawa Timur dengan 180 pasien, Jawa Barat 167 pasien, dan Bali 160 pasien yang dinyatakan sembuh. tri