Bupati Pamekasan Ajak Pejabat Baru Bersyukur Atas Jabatan yang Diterimanya

PAMEKASAN (global-news.co.id) – Bupati Pamekasan Badrut Tamam meminta para pejabat yang menjadi bawahannya mensyukuri atas mutasi atau penetapan jabatan yang dilakukannya. Karena dengan bersyukur atas posisi barunya itu para pejabat akan bisa bekerja dengan sungguh- sungguh untuk membawa kemajuan bagi Pamekasan.
“Saya harap pelantikan kali ini ayo kita bareng-bareng mulai dengan syukur alhamdulillah. Alhamdulillah kita mendapatkan posisi baru, alhamdulillah kita akan bekerja dengan sungguh sungguh,” pintanya saat memberi sambutan dalam pelantikan pejabat dalam mutasi yang dilaksanakan di Pendopo Ronggosukawati, Rabu (20/5/2020).
Mutasi kali ini merupakan kelima kalinya dilakukan Badrut Tamam dalam rentang waktu kurang dari sebulan terakhir ini. Ada 90 orang pejabat baru hasil mutasi yang dilantik Badrut Tamam, di antaranya ada pejebat eselon II atau pejabat  tinggi pratama, lalu pejabat esolan III  dan paling banyak pejabat eselon IV.
Badrut Tamam mengungkapkan betapa pentingnya rasa syukur bagi seorang pejabat dan betapa pentingnya menjadikan sesuatu yang baru bagi dirinya sebagai sesuatu yang positif bukan negatif.
Dia mengaku bahwa dirinya bersama Wakil Bupati  Raja’e selalu bertemu dengan situsai rintangan dan ujian, namun selalu dihadapinya bersama dengan positif atau bersyukur.
Selain mensyukuri atas posisi jabatan baru yang diterimanya, Badrut Tamam juga kembali memberikan dorongan agar para pejabat bawahannya itu berusaha dengan serius melayani rakyat. Karena cita cita menjadikan Pamekasan sebagai kabupaten yang luar biasa tidak akan tercapai kalau hanya dengan usaha atau kinerja yang biasa biasa saja.
Pengabdian dan melayani rakyat, kata dia,  tidak boleh ditunda. Etos kerja baru perlu semakin dikuatkan. Karenanya dengan bismillah dan rasa syukur bisa bersama bekerja dengan semangat baru etos baru dan menjadikan jabatan yang dimiliki  sebagai pengabdian dan perjuangan untuk menjadikan Pamekasan sebagai kabupaten yang lebih baik.
Dia kembali menegaskan bahwa model komunikasi dan model manajemen pemerintahan yang diterapkannya adalah manajemen kepemimpinan yang tidak kharismatik, yaitu kepemimpinan yang menyatu. Karenanya dia menyebut kepemimpinannya itu ada dalam the dream team atau tim impian menuju Pamekasan hebat. Kepemimpinan yang tidak berjarak, kepemimpinan yang menyatu.
“Karenanya kita ini sama semuanya, sama pemerintah kabupaten Pamekasan saya tidak akan merasa lebih mulia dari bapak ibu sekalian, wabup juga tidak merasa lebih mulia dari bapak ibu sekalian. Tetap dalam koridor kepantasan, bahwa kita saudara, satu tim the dream team menuju Pamekasan luar biasa Pamekasan hebat,” ungkapnya.
Memungkasi sambutannya dia mengucapkan selamat dan sukses kapada para pejabat yang dilantiknya dengan diiringi harapan semoga cara berfikir masa lalu segera diubah, betapapun beratnya mengubah. Dikatakan perlu keberanian dari seorang untuk mengubah cara berpikir lama, perlu kerjasama dengan seluruh elemen lain untuk kemudian melangkah pada tujuan yang sama. (mas)
.