Bupati Ngawi dan Gubernur Jateng Antar Didi Kempot ke Pemakaman

Para penggemar mengiring keberangkatan jenazah Didi Kempot ke TPU Jatisari, Selasa (5/5/2020) siang.

NGAWI (global-news.co.id) – Bupati Ngawi, Budi Sulistyono, dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, ikut hadir dalam pemakaman penyanyi Didi Kempot di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jatisari, Ngawi, Selasa (5/5/2020) siang.  Bahkan keduanya menyempatkan diri untuk memanjatkan doa untuk Didi Kempot usai kerumunan massa tak lagi memadati pemakaman.

Selain Budi dan Ganjar, tampak pula Kapolres Ngawi AKBP Dicky Ario Yustisianto yang hadir di tengah sobat ambyar, sebutan penggemar Didi, yang sudah memadati kawasan makam sejak jenazah belum sampai TPU.

Dalam prosesi pemakaman, istri Didi Kempot, Saputri, tampak tak kuasa menahan kesedihan. Ia terus menangis bahkan sampai pingsan.  “Ya Allah,” ucap Saputri sesaat sebelum jatuh pingsan.

Warga kemudian membopong Saputri. Ia dibawa keluar pemakaman yang berjarak 500 meter dari rumah duka.  Saat dibopong, Saputri juga nyaris terjatuh karena yang membopong tersandung. “Awas Maesan (batu nisan). Hati hati,” ucap warga lainnya.

Didi dimakamkan disamping makam Lintang Ayu Tyas Prastri Lintang, anak sulungnya yang meninggal  di usia 9 bulan. Tak sedikit warga maupun sobat ambyar yang ikut melantunkan doa untuk mendiang dengan dipimpin oleh seseorang yang tak terlihat di antara kerumunan orang.

Dalam tayangan TVOne dikabarkan, pada Senin (4/5/2020) malam, penyanyi campursari  tersebut sempat berkomunikasi dengan Bupati Ngawi Budi Sulistiono. Keduanya membicarakan tentang konser digital yang akan digelar Didi Kempot untuk menghibur masyarakat yang tak bisa mudik.

Sebelum berangkat ke pemakaman, jenazah Didi Kempot disalatkan lebih dulu. Tak di masjid, ia disalatkan di kediaman keluarganya.

Didi Kempot meninggal dunia di usia 53 tahun, pada Selasa (5/5/2020) sekitar pukul 07.30 setelah dinyatakan henti jantung. ret