Badrut Tamam Minta Pejabat Bekerja Tanpa Kepura-puraan 

Bupati Badrut Tamam memberi ucapan selamat pada pejabat yang dilantik.

PAMEKASAN (global-news.co.id) – Bupati Pamekasan Badrut Tamam Jumat (1/5/2020) sore kemarin kembali melakukan pelantikan pejabat.
Pelantikan kali ini merupakan yang keempat kalinya sejak 10 hari terakhir ini. Hingga Jumat kemarin  sekitar 210 orang pejabat baru dari berbagai eselon telah dilantiknya.
Pelantikan yang dilaksanakan pada Jumat kemarin terdiri dari 100 orang pejabat eselon III,  yang didilakukan di Pendopo Ronggosukowati. Hadir dalam pelantikan ini Wakil Bupati Raja’e serta Sekdakab Ir Totok Hartono dan sejumlah pejabat teras di lingkungan Pemkab Pamekasan.
Dalam pengarahannya Badrut Tamam menegaskan bahwa yang dibutuhkan dalam dunia kerja termasuk dalam birokrasi pemerintahan saat ini adalah trust atau kepercayaan dan kecepatan. Karenanya dia mengajak para pejabat yang dilantik untuk menjadikan jabatannya sebagai tantangan yang dijalainya dengan penuh syukur.
“Saya ingin mengajak kita semua ditempat baru untuk menciptakan atmosfir baru semangat baru dimulai dari syukur. Tantangan baru, kita harus menunjukkan komitmen baru di posisi ini,” ajaknya.
Dia juga mengajak untuk menciptakan suasana baru dengan tanpa kepura -puraan. Karena kepura- puraan sama dengan merusak diri sendiri dari dalam, dan pada akhirnya akan menciptakan rendahnya imunitas yang berakibat penyakit berdatangan karena menganggap seakan akan Allah kurang memberi nikmat.
Dalam kesempatan itu dia mengungkapkan tentang adanya sejumlah bawahannya yang datang menemuinya mengaku sudah hampir 15 tahun berada di instansi tertentu dan meminta agar diberi suasana baru sehingga bisa bekerja maksimal dan sungguh-sungguh membantu mewujudkan Pamekasan hebat.
“Saya senang sekali dengan orang yang menyatakan ini ke saya karena dengan menyatakan itu dia berkeinginan bekerja maksimal lagi dengan suasana kerja yang baru atmosfer etos kerja yang baru, ini dilakukan oleh saudara saudara kita untuk menunjukkan komitmen loyalitas kepada pimpinan dalam mewujudkan pelayanan yang terbaik,” katanya.
Dia menegaskan tidak ada perubahan yang datang begitu saja. Perubahan perlu direncanakan dipikirkan dan perlu diperjuangkan. Pamekasan hebat, kata dia,  merupakan ikhtiar pemerintah untuk maju harus direncanakan, dirumuskan, dan perlu diperjuangkan bersama sama.
“Karenanya kalau kemudian etos dan semangat perjuangan kita rendah, maka menuju Pamekasan hebat akan lambat. Jika etos dan perjuangna kita luar biasa, maka Pamekasan hebat akan semakin cepat dan semakin luar biasa,” jelasnya.
Untuk menuju Pamekasan hebat, lanjut dia,  dibutuhkan roadmap jelas. Dia tegaskan Pamekasan kini sudah punya RPJMD yang jelas, sebagai peta jalan menuju Pamekasan hebat. Dengan lima prioritas, yakni reformasi birokrasi, baru kemudian pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan ekonomi.
“Selamat bekerja dan ayo bekerja sungguh sungguh yang ada dilima bidang ini di pendidikan, kesehatan, ekonomi, infrastruktur, kita rancang sebuah langkah cepat, menuju Pamekasan hebat yang sudah jelas roadmap nya. Kenapa harus cepat karena sekarang media atau teknologi mengharuskan kita semua untuk cepat dalam melangkah,” pungkasnya. (mas)