15 Mei: 1.921 Positif Corona di Jatim, 185 Meninggal

Update corona di Jatim hingga 15 Mei 2020.

Update corona di Jatim hingga 15 Mei 2020.

Sebaran corona di Jatim hingga 15 Mei 2020.

SURABAYA (global-news.co.id) — Kasus positif virus corona (COVID-19) di Jawa Timur bertambah 64 pasien, sehingga total ada 1.921 hingga Jumat (15/5/2020). Ada 302 di antaranya yang telah dinyatakan sembuh.
Penambahan kasus terjadi di sejumlah daerah, yaitu 24 di Surabaya, 1 di Sidoarjo, 1 di Kabupaten Malang, 14 di Kabupatenn Kediri, 1 di Kabupaten Gresik, 2 di Kabupaten Probolinggo.
Kemudian 7 di Bojonegoro, 2 di Kota Kediri, 2 di Bangkalan, 2 di Jombang, 6 di Kabupaten Madiun, 1 di Kabupaten Jember, 1 di Kabupaten Ponorogo dan 2 di Kabupaten Trenggalek.
Dari keseluruhan jumlah 1.921 pasien tersebut, yang hingga kini masih dalam perawatan sebanyak 1.434 pasien. Jumlah itu setara dengan 74,65 persen dari total pasien positif.
Jumlah pasien terkonversi negatif atau sembuh juga bertambah sebanyak 8 orang. Rinciannya, 5 di Kota Surabaya, 1 di Sidoaro, 1 di Kota Malang dan 1 Kabupaten Ponorogo.
Dengan demikian, total pasien sembuh di Jatim kini mencapai 302 orang. Angka itu setara dengan 15,72 persen dari total kasus positif.
Pasien yang meninggal akibat COVID-19 juga bertambah sebanyak 5 orang. Ada 1 di Surabaya, 1 di Lamongan, 1 di Kabupaten Kediri dan 2 di Kabupaten Bojonegoro. Total pasien meninggal di Jatim mencapai 185 orang, atau setara dengan 9,63 persen.
Sementara itu untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Jatim saat ini tercatat ada 4.625 pasien. Sebanyak 2.116 pasien di antaranya masih diawasi, 2,063 pasien selesai diawasi atau sembuh dan 446 pasien lainnya meninggal dunia
Kemudian Orang Dalam Pemantauan (ODP) tercatat ada 22. 497 orang, yang masih dipantau 4.169 orang, selesai dipantau 18. 247 orang dan 81 orang lainnya meninggal dunia.
Di lingkup nasional, pemerintah pusat mengumumkan telah ada 16.496 orang di Indonesia yang positif terjangkit virus corona. Sebanyak 3.803 di antaranya sembuh dan 1.076 meninggal dunia. tri